Kabar Tuban

Liburan Jangan Lewatkan Mampir Ke Wisata Petik Jambu Kristal Di Tuban, Makan Buah Jambu Sepuasnya

Di wisata yang terletak di Dusun Simo Desa Sukoharjo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban pengunjung bisa memetik jambu kristal secara langsung sepuasnya

Liburan Jangan Lewatkan Mampir Ke Wisata Petik Jambu Kristal Di Tuban, Makan Buah Jambu Sepuasnya
suryamalang.com/Mochamad Sudarsono
Pengunjung wisata petik jambu kristal di Tuban 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Wisata petik jambu kristal bisa menjadi alternatif untuk mengisi liburan awal tahun baru 2019. Di wisata yang terletak di Dusun Simo Desa Sukoharjo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban pengunjung atau wisatawan bisa memetik jambu kristal secara langsung sepuasnya.

Bahkan, makan sepuasnya di tempat tanpa dipungut biaya, hanya dikenakan tarif masuk wisata senilai Rp 10 ribu. 

Pemilik wisata petik jambu, Kusnadi warga Desa Sukoharjo mengatakan, di lahan seluas sekitar dua hektar ini tidak kurang ada 2.000 tanaman pohon jambu kristal.

Sebelum ramai seperti sekarang, setiap minggunya dari jumlah pohon jambu tersebut, setidaknya bisa dipanen dua kali dengan hasil sekitar 200 kilogram. Hasilnya lalu dipasarkan sendiri ke perkotaan.

"Ya dulu kita petik sendiri, hasilnya kita pasarkan sendiri di Kota Tuban. Sudah ada 2,5 tahun lalu tempat ini," ujarnya, Senin (31/12/2018).

Dia menjelaskan, setelah tempat wisata ini ramai mulai dikenal orang, akhirnya Kusnadi pun memantapkan untuk membuka kebun Jambu Kristal miliknya menjadi tempat wisata.

Bahkan, orang luar Kabupaten Tuban juga tak sedikit yang datang untuk menikmati sensasi memetik jambu kristal secara langsung.

"Saya ingin ada wisata petik buah di Bancar dan alhamdulillah sekarang sudah ada dan dikenal secara luas," ujar Kusnadi.

Untuk masuk ke wisata Petik Jambu Kristal yang lokasinya tak jauh dari SMP Negeri 2 Bancar itu, para pengunjung hanya butuh mengeluarkan uang Rp 10 ribu saja. 

Dengan uang tiket masuk, pengunjung bisa memetik sendiri buahnya dan bisa makan Jambu Kristal sepuasnya di tempat. Sedangkan kalau untuk di bawa pulang, pengunjung dikenakan Rp 20 ribu per kilogramnya. 

"Kalau dimakan di tempat gratis, kalau dibawa pulang Rp 20 ribu per kilogram. Kalau hari libur pengunjung ada yang dari Blora dan juga Rembang, Jawa Tengah, dari Malang juga ada," tandasnya.

Sementara itu, Reni salah seorang pengunjung dari Malang menyatakan, wisata ini terbilang menarik karena konsepnya seperti berwisata di kebun sendiri. 

Pengunjung bisa memetik jambu secara langsung, bahkan membawa pulang untuk oleh-oleh keluarga di rumah. 

"Masuknya bayar Rp 10 ribu, bisa makan jambu sepuasnya di tempat. Kalau mau bawa harus bayar Rp 20 ribu untuk per kilogramnya," tutur Reni sambil membawa jambu hasil petikannya.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved