Kabar Medan
Fakta-fakta Heboh Ratusan Massa OKP yang Turun ke Jalan dan Lakukan Konvoi di Medan, Videonya Viral
Fakta-fakta Heboh Ratusan Massa OKP yang Turun ke Jalan dan Lakukan Konvoi di Medan, Videonya Viral
Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.com - Kota Medan kembali mencekam setelah ribuan massa yang tergabung dalam OKP (Organisasi Kepemudaan) turun ke jalan dan berkumpul di pintu masuk Cemara Asri, Senin (4/2/2019).
Video turunnya massa OKP ke jalan ini pun dengan cepat menyebar di berbagai lini masa sosial media.
Dari informasi yang didapat SURYAMALANG.com dari Tribun Medan, ratusan kader melakukan konvoi mulai dari kantor DPD IPK Kota Medan di Jalan Burjamhal Medan Baru.
Dengan mengendarai kendaraan roda dua dan roda empat, ratusan massa kepemudaan kemudian berangkat bersama-sama menuju rumah duka.
• Bursa Transfer Liga 1 2019 - Amido Balde Jadi Pemain Asing Tertinggi Kedua Persebaya Surabaya
• Inilah Orang yang Duduk di Bangku Kosong Samping Ahok BTP, Bukan Puput Nastiti atau Fifi Lety
• Anang Hermansyah Temui Sejumlah Musisi yang Tolak RUU Permusikan, Sebut Bukan Dirinya yang Membuat
• Pacar Vanessa Angel Ucap Kata Perpisahan Usai Kekasihnya Resmi Dipenjara, Dapat Kado Romantis Ini
Berikut fakta-fakta tentang turunnya massa OKP ke jalan yang berhasil SURYAMALANG.com rangkum dari Tribun Medan.
1. Rute konvoi
Pantauan Tribun Medan di lokasi, ratusan kader melakukan konvoi mulai dari kantor DPD IPK Kota Medan di Jalan Burjamhal Medan Baru.
Dengan mengendarai kendaraan roda dua dan roda empat, ratusan massa kepemudaan kemudian berangkat bersama-sama menuju rumah duka.
Adapun rute yang ditempuh yakni Jalan Nibung - Jalan Raden Saleh - Jalan Balai Kota, Jalan Merak Jingga - Jalan Sutomo - Jalan Krakatau - Jalan Cemara - Jalan Tol H Anif Hingga ke Labuhan Deli.
2. Situasi sempat memanas
Konvoi yang awalnya damai ternyata membuahkan cerita lain.
Sesampainya konvoi melewati jalan Tol H Anif, situasi diduga tiba-tiba memanas.
Massa mendatangi komplek dan menggeber kendaraan sepeda motor, diduga mencari orang yang diduga telah mengeroyok rekannya hingga tewas.
Bukan itu saja, massa yang geram juga menumbangkan plang milik organisasi kepemudaan lainnya.
Pantauan Tribun Medan di sepanjang lokasi, mulai memasuki Desa Sampali, beberapa plang ditumbangkan dan pos kepemudaan turut dihancurkan.