Liga 1

Waketum PSSI Ungkap Penyebab Pencabutan Sanksi untuk Dirijen Aremania, Yuli Sumpil & Bobotoh

Komite Eksekutif PSSI telah menganulir sanksi larangan masuk stadion seumur hidup kepada Yuli Sumpil (dirijen Aremania), dan bobotoh (suporter Persib)

Waketum PSSI Ungkap Penyebab Pencabutan Sanksi untuk Dirijen Aremania, Yuli Sumpil & Bobotoh
surya/tribunnews.com
Logo PSSI 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Komite Eksekutif PSSI telah menganulir sanksi larangan masuk stadion seumur hidup kepada Yuli Sumpil (dirijen Aremania), dan bobotoh (suporter Persib Bandung).

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto mengatakan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak bisa menerapkan larangan itu.

“Tidak dianulir, tapi banyak hukuman Komdis yang tidak bisa diimplementasikan dengan insfrastuktur yang ada,” kata Iwan kepada SURYAMALANG.COM, Senin (4/3/2019).

Menurutnya, stadion (infrastruktur) yang tidak mendukung terhadap implementasi sanksi kepada Yuli Sumpil menyebabkan pencabutan tersebut.

“kami tidak punya insfrastuktur untuk menahan seseorang tidak masuk ke stadion,” tambah Iwan.

Sanksi larangan memasuki stadion kepada Yuli Sumpil dijatuhkan usai aksinya masuk lapangan saat laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Komdis PSSI menilai Yuli Sumpil melakukan provokasi ke pemain Persebaya Surabaya di putaran kedua Liga 1 2018.

Selain itu, Komite Eksekutif PSSI juga mencabut sanksi untuk bobotoh.

Awalnya bobotoh mendapat hukuman larangan datang ke stadion sampai pertengahan musim Liga 1 2019.

Sanksi ini dijatuhkan terkait peristiwa berdarah saat Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Liga 1 2018.

“Makanya hukuman itu dihilangkan. Sama dengan susahnya melarang orang tidak menggunakan atribut,” terangnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved