Kabar Gresik

Vonis 6 Tahun Penjara untuk Eks Kepala Dinkes Gresik, Terbukti Korupsi Dana Kapitasi BPJS Kesehatan

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik dr Nurul Dholam divonis hukuman penjara selama 6 tahun.

Vonis 6 Tahun Penjara untuk Eks Kepala Dinkes Gresik, Terbukti Korupsi Dana Kapitasi BPJS Kesehatan
sugiyono
ARSIP - Mantan Kepala Dinkes Kabupaten Gresik dr Nurul Dholam ditahan setelah ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi dana kapitasi, Jumat (31/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK –  Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik dr Nurul Dholam divonis hukuman penjara selama 6 tahun. Hukuman seberat itu, karena terdakwa terbukti korupsi dana kapitasi jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan dari BPJS Kesehatan Kabupaten Gresik.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik, Andrei Dwi Subianto, mengatakan bahwa terdakwa dr Dholam dihukum majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya dengan hukuman penjara selama 6 tahun.

Selain itu, terdakwa juga didenda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan dan diwajibkan membayar ganti rugi kerugian negara Rp 1,956 miliar subsider 10 bulan kurungan.

“Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya sependapat dengan tuntutan Jaksa. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi melanggar pasal 12 huruf f jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Andrie menirukan putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya Wiwin Arodawanti, Selasa (12/3/2019). 

Atas putusan tersebut, tim jaksa Kejari Gresik menyatakan pikir-pikir. Sedangkan pengacara Adi Sutrisno mengatakan akan banding. “Kita pikir-pikir,” katanya.

Sementara, kuasa hukum terdakwa dr Nurul Dholam, Adi Sutrisno, mengatakan akan banding. “Kami akan banding,” kata Adi. 

Diketahui, terdakwa dr Nurul Dholam memotong dana kapitasi Jaspel BPJS sebesar 10 persen di 32 puskesmas se-Kabupaten Gresik mulai tahun 2016 sampai 2018.

Dari hasil korupsi pemotongan jaspel ini,  negara dirugikan sebesar Rp 2,451 miliar. Terdakwa hanya mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 500 juta.

Penulis: Sugiyono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved