Kabar Sidoarjo

Frontage Road Sidoarjo Butuh Tambahan Dana Rp 100 M, Progres Kini Masih Berkutat Di Pembebasan Lahan

Ada dua pekerjaan yang harus dituntaskan. Pembebasan lahan milik perorangan dan perusahaan yang belum terbebaskan, serta proses pembangunannya.

Penulis: M Taufik | Editor: Achmad Amru Muiz
surya malang/M Taufik
Salah satu ruas frontage road di Sidoarjo yang sudah terbangun oleh Pemkab Sidoarjo 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Rencana pembangunan frontage road di Sidoarjo sejuah ini belum ada yang signifikan. Pemkab Sidoarjo masih berkutat pada proses pembebasan lahan yang tak kunjung selesai.

Padahal, tahun depan jalur sepanjang 9,2 kilometer sebagai solusi penanganan macet di sepanjang Jalan Waru - Gedangan itu targetnya harus sudah tuntas pembangunannya.

Artinya, ada dua pekerjaan yang harus dituntaskan. Pembebasan lahan milik perorangan dan perusahaan yang belum terbebaskan, serta proses pembangunannya.

Memang ada beberapa ruas yang sudah dibangun, tapi baru sebagian kecil. Mayoritasnya, masih sebatas perencanaan dan proses pembebasan lahan.

Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Sidoarjo, Judi Tetrahastoto menjelaskan, pembebasan lahan terus dilakukan. Dan saat ini sudah masuk tahap pengukuran. Tinggal beberapa titik di wilayah Gedangan yang belum.

"Setelah pengukuran, dilanjutkan penaksiran harga lahan. Kami rencanakan itu berjalan bulan depan," ujar Judi.

Jika terjadi perbedaan harga seperti tahun lalu, supaya tidak berlarut-larut prosesnya, bakal langsung di-konsinyasi.

Tentang pembangunan fisik, dikatakan Judi, sejauh ini belum berjalan karena masih tahap perencanaan. "Lelangnya digelar bulan depan," tandasnya.

Diungkapkannya, dalam proses pembangunan frontage road tahun ini bakal butuh tambahan dana. Dari dana yang tersedia sekitar Rp 50 miliar, diperkirakan masih butuh sekitar Rp 100 miliar lagi.

Namun, angka itu masih menunggu hasil apraisal. Jika sudah ada perkirakannya, Pemkab akan kembali mengajukan tambahan dana tersebut. Kemungkinan diajukan dalam PAK 2019.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan menyatakan, pihaknya siap mengawal sepenuhnya pembangunan frontage road. Berapapun biaya tambahan yang dibutuhkan, asal bisa dipertanggungjawabkan dan benar-benar diperlukan, akan disetujui oleh dewan.

"Angka Rp 100 miliar atau lebih, jika memang dibutuhkan tidak ada masalah. Toh, ada tandon anggaran untuk kebutuhan-kebutuhan penting yang sudah disiapkan. Jadi bisa saja dalam PAK dialokasikan untuk frontage road," urai Politisi PKB tersebut.

Namun demikian, pihaknya berharap agar pemerintah benar-benar serius dalam mengerjakan frontage road. Progresnya juga diharap harus sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati.

"Intinya, tahun 2020 frontage road harus sudah selesai dan dioperasikan untuk mengatasi kemacetan di kawasan itu yang semakin hari semakin parah," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved