Kabar Sidoarjo

Ratnawati Umur 27 Tahun Serahkan Harta pada Pemuda Asal Ngawi, Begini Siasat Liciknya

Eko Setiawan alias Eza (25), pria asal Ngawi yang tinggal di Sidokare Indah, Sidoarjo, berhasil menipu sejumlah korbannya.

Ratnawati Umur 27 Tahun Serahkan Harta pada Pemuda Asal Ngawi, Begini Siasat Liciknya
m taufik
PENIPU - Eko Setiawan alias Eza asal Ngawi yang mengaku anggota BNN, kemudian Andik Sugiarto, dan Saifullah asal Sampang. Eza pelaku penipuan dan penggelapan, sementara dua rekannya sebagai penadah. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Eko Setiawan alias Eza (25), pria asal Ngawi yang tinggal di Sidokare Indah, Sidoarjo, berhasil menipu sejumlah korbannya.

Pertama yang menjadi korban adalah Ibnu Akbar Maulana Rizky (21), warga Jojoran Baru, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Dia kehilangan sepeda motor Honda Beat L 3409 AB karena ditipu Eza.

Modusnya, Eza yang mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) berdalih hendak membuka warung kopi. Dia kemudian menawarkan korban untuk dijadikan pekerja di warungnya.

UPDATE Hubungan Intim TNI & Siswi SMP, Diselipi Film Biru, Pelaku Jadi Buronan, 5 Temuan Terungkap

Harta Taruhan Arisan Girl Squad Bikin Sobat Missqueen Melotot, Nia Ramadhani Curhat Keberuntungan

Foto Siti Badriah Mandi di Bali saat Liburan sama Pacar Diprotes, Krisjiana Baharudin Romantis Abis

Korban diajak ke Sidoarjo dengan dalih melihat langsung lokasi warungnya. Namun kemudian, motornya dipinjam dengan alasan untuk ke Polresta Sidoarjo. Termasuk ponsel Samsung milik adik korban juga dibawa.

"Tapi pelaku menghilang dan tidak dihubungi. Korban pun kemudian melapor ke polisi," ungkap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Minggu (14/4/2019).

Selain itu, anggota BNN gadungan ini juga menipu perempuan bernama Ratnawati (27), warga Desa Magersari, Sidoarjo Kota. Dia juga kehilangan motor Honda Beat W 6784 UK yang dibawa kabur pelaku.

Peristiwa ini terjadi di Perumahan Sidokare. Pelaku awalnya mengajak korban ke rumah sakit di Surabaya untuk menjenguk orangtuanya yang sedang dirawat.

Tapi dalam perjalanan, korban dibawa ke rumah Andik Sugiarto di Desa Kragan Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Di sana, tanpa sepengetahuan korban, motor digadaikan ke Andik seharga Rp 2 juta. "Pelaku berdalih motor dititipkan di situ, kemudian ke Surabaya naik taksi online. Tapi nyatanya, motor digadaikan," lanjut Harris.

Berdasar laporan dua korban itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para tersangka.

Mereka adalah Eza yang mengaku anggota BNN, Andik Sugiarto, dan Saifullah asal Sampang. Eza pelaku penipuan dan penggelapan, sementara dua rekannya sebagai penadah dalam perkara ini.

Sekarang, tiga bandit penggelapan motor tersebut sudah meringkuk di dalam penjara Polresta Sidoarjo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara polisi masih berusaha melakukan pengembangan atas perkara ini. Termasuk menyelidiki apakah ada korban lain atau aksi kejahatan lain yang dilakukan para bandit tersebut.

Penulis: M Taufik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved