Kabar Surabaya
Nasib Pilot Pemukul Pegawai Hotel di Surabaya, Polda Jatim : Sudah Ditahan !
Nasib oknum pilot Lion Air yang lakukan aksi penganiayaan kepada pegawai hotel La Lisa Surabaya saat ini resmi ditahan.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM – Masih ingat dengan video viral di sosial media yang memperlihatkan aksi seorang oknum pilot di sebuah hotel di Surabaya.
Oknum pilot tersebut tertangkap oleh kamera CCTV tengah melakukan aksi penganiayaan atau pemukulan kepada salah satu petugas hotel yang ada di Surabaya.
Kini, nasib pilot yang memukul pegawai hotel di Surabaya tersebut telah resmi ditahan.

• Gelagat Luna Maya Setiap Syahrini dan Reino Barack Gelar Acara, Kebetulan atau Belum Move on?
• Pantas Nagita Slavina Sewot, Mama Rieta Bongkar Sosok Mantan Raffi Ahmad yang Paling Dicemburui
Seorang oknum pilot Lion Air berinisial AG (29) telah melakukan penganiayaan kepada salah satu pegawai La Lisa Hotel Surabaya berinisial AR (29).
Akibat dari tindakannya, AG (29) saat ini telah resmi ditahan di Mapolrestabes Surabaya.
Berita ini disampaikan sendiri oleh Kepala Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada Kompas.com (grup SURYAMALANG.COM), Kamis (9/5/2019).
“Tadi malam sudah kita tahan, terhitung hari ini sudah kita tahan di Mapolrestabes. Nanti kita akan live,” kata Barung Mangera, Kamis (9/5/2019).
Barung juga menjelaskan jika AG sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Setelah pihak kepolisian melihat video rekaman CCTV saat oknum pilot Lion Air memukul pegawai la Lisa Hotel Surabaya, akhirnya AG pun ditetapkan sebagai tersangka.
Barung juga menjelaskan jika dalam video tersebut sudah jelas adalah aksi penganiayaan.
“Kalau dilihat dari video itu penganiayaan,” ucap Barung Mangera.

Sebelumnya, Barung menyebutkan, Polda Jatim memiliki beberapa alasan mengapa kasus penganiaan oknum pilot terhadap petugas hotel tersebut diambil alih.
Salah satu alasannya adalah kepolisian tidak ingin ada intervensi dalam menangani perkara tersebut.
Hal lainnya, kasus pemukulan yang melibatkan oknum pilot dan pegawai hotel ini telah menjadi perhatian masyarakat luas.
Barung menyatakan, Polda Jatim berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan serius.