Selasa, 7 April 2026

Wali Kota-Kapolresta Malang Sindir PHRI dan Pengelola Hiburan Malam

Kapolresta Malang AKBP Totok Suharyanto dengan tegas menyindir para pengelola hiburan malam yang tidak menghadiri rapat di aula Mapolresta itu.

Editor: fatkhulalami

SURYA Malang, KOTA - Guna menyiapkan pengamanan masa Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 Muspida kota Malang telah melakukan rapat koordinasi dengan unsur terkait.

Bukan hanya para pemuka agama, unsur pengelola hotel, restoran, kafe dan tempat hiburan malam juga diundang hadir dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi Lilin Semeru 2014 di Mapolresta, Rabu (17/12/2014).

Tapi rupanya dari sekian undangan yang disampaikan, tidak semuanya hadir. Minimnya angka kehadiran para pelaku usaha hotel dan tempat hiburan di Malang dalam Rapat Koordinasi itu membuat para petinggi kota Malang membuat sindiran langsung.

Kapolresta Malang AKBP Totok Suharyanto dengan tegas menyindir para pengelola hiburan malam yang tidak menghadiri rapat di aula Mapolresta itu.

“Tempat hiburan itu bagian dari dinamika pengamanan. Kalau diundang yang seperti ini saja tidak datang lalu bagaimana,” kata Totok, Rabu (17/12/2014).

Bukan hanya sampai disitu, Totok juga menyebut masukan dari anak buahnya di satuan intel terkait gaya bandel para pengelola hiburan.

“Ada yang bilang ini karena tidak pernah ada operasi, Saya tegaskan, kami tidak ada keraguan melakukan operasi,” tegas Totok.

Sebelumnya, dalam sambutan Rapat koordinasi Operasi Lilin 2014, Wali Kota Malang M Anton sempat menyindir langsung pengurus PHRI Malang yang tidak menghadiri acara itu.

“Saya berharap ketua PHRI ikut serta di sini, kalau ad kertuanya yang hadir nanti informasi ke anggotanya kan lebih baik, meskipun sekarang sudah ada enam perwakilan yang hadir,” kata Abah Anton dihadapan peserta Rapat Koordinasi.

(Dyan Rekohadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved