Ledakan Mercon Tumpang

Bupati Minta Bahan Mercon Ditelusuri

Menurut Bupati Rendra, yang perlu ditelusuri adalah bahan untuk membuat mercon. Serbuk mesiu itu diperoleh dan dibeli dari mana.

Editor: faiq nuraini

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bupati Malang, Rendra Kresna merasa prihatin atas ledakan mercon di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Ledakan ini menewaskan Sainudin, remaja usia 17 tahun.

Sebelumnya di Singosari juga terjadi insiden ledakan yang sama juga menwaskan korban. Waktunya juga berdekatan di Januari ini.

"Mereka membuat mercon sembunyi-sembunyi. Tahunya kan saat kejadian seperti itu," ucap Bupati Rendra, Selasa (27/1/2015).

Sesuai aturan, semua warga dilarang membuat dan membunyikan mercon. Pelanggar bisa kenda pidana.

Menurut Bupati Rendra, yang perlu ditelusuri adalah bahan untuk membuat mercon. Serbuk mesiu itu diperoleh dan dibeli dari mana.

Katanya sulit menemukan bahan mercon. Tapi buktinya mercon sudah jadi. Itu perbuatan pidana. Sayang, bupati ini tak mengeluarkan larangan atau imbauan kepada masyarakat. (Sylvianita Widyawati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved