Selasa, 7 April 2026

Sidak Beras

Baru Dikirim dari Kediri, UD Taruna Jaya Malang Simpan 60 Ton Beras

"Permintaan beras dari pengecer juga turun karena harganya tinggi. Akhirnya ketika barang datang kondisi beras masih menumpuk di gudang,"

Editor: fatkhulalami

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang juga menemukan 60 ton beras di gudang milik UD Taruna Jaya, di jalan Kolonel Sugiyono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

Pemilik UD Taruna Jaya, Budianto mengatakan, beras tersebut juga baru datang ke gudang, Senin (2/3/2015) pagi. Beras tersebut dikirim dari Kediri dan Pasuruan. Beras itu akan didistribusikan di wilayah Malang Raya.

"Sehari kami menyalurkan 15 ton-20 ton beras ke masyarakat," kata Budianto.

Menurutnya, sejak tiga pekan ini pasokan beras dari supplier juga sulit. Tidak ada beras dari supplier. Pengiriman beras dari supplier tidak lancar tiap hari.

"Permintaan beras dari pengecer juga turun karena harganya tinggi. Akhirnya ketika barang datang kondisi beras masih menumpuk di gudang," ujarnya.

Kondisi berbeda terlihat di Pabrik Beras Parikesit di jalan Kolonel Sugiyono, Kecamatan Sukun. Gudang dan tempat penggilingan gabah itu kondisinya kosong. Tidak ada stok gabah maupun beras di gudang itu sejak dua pekan.

"Sudah dua minggu ini tidak ada kiriman. Baik beras maupun gabah kosong. Katanya tanaman padi rusak, tidak ada yang panen," kata karyawan Pabrik Beras Parikesit, Eli Tiayani.

Kepala Disperindag Kota Malang, Tri Widyani mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan dari sidak tersebut. Dia masih akan melakukan evaluasi hasil sidak. Hasil evaluasi baru keluar sekitar dua sampai tiga haris mendatang.

"Stok beras di beberapa gudang masih melimpah. Persoalannya, pembeli berkurang karena harga beras mahal," ujarnya.

(Samsul Hadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved