Pesta Durian di Kabupaten Pasuruan Ricuh, 1 Perepuan Pingsan Terinjak
Sejumlah perempuan jatuh dan nyaris terinjak-injak akibat aksi saling dorong. Satu diantaranya jatuh pingsan, dan sempat terpisah dengan anaknya.
Penulis: rahadian bagus priambodo | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Pesta santap durian gratis yang seharusnya menyenangkan, mendadak berubah menjadi menyeramkan. Festival durian Khas Kabupaten Pasuruan (Kakap) yang digelar di Pasar Buah Cheng-Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan berlangsung ricuh, pada Sabtu (7/3/2015).
Ratusan warga, pria dewasa, ibu-ibu dan anak-anak saling berebut mendapatkan durian yang dibagikan gratis. Aksi saling dorong pun tak dapat dihindarkan.
Pantauan di lokasi, sejumlah perempuan jatuh dan nyaris terinjak-injak akibat aksi saling dorong. Bahkan satu diantaranya jatuh pingsan, dan sempat terpisah dengan anaknya.
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf yang baru saja membuka acara ikut panik. Dengan mikrophone di tangannya, orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan mencoba menenangkan massa yang tampak tak sabar ingin mendapat durian.
"Kalau nggak tertib saya hentikan. Jangan terpengaruh, jangan terpancing. Ini kemungkinan ada orang-orang yang nggak suka dengan event ini," kata Irsuad sembari membaca sholawat berulang-ulang.
Namun, massa tidak menggubris imbauan yang disampaikan bupati. Ratusan warga terus merangsek ke depan panggung tempat tumpukan durian dilletakan.
Petugas Satpol-PP yang ada di lokasi tampak terlambat menghalau massa. Aksi saling dorong berlangsung sekitar 15 menit.
Massa berakhir setelah tumpukan durian yang ditumpuk di depan panggung ludes.