Pendemo Injak-injak Topeng Prabowo dan Megawati di Kota Batu

Setelah aksi, para peserta menyobek topeng-topeng bergambar wajah politisi Indonesia itu lalu dibuang ke jalan sambil diinjak-injak.

Editor: Aji Bramastra
surya/iksan fauzi
Aksi demonstrasi Masyarakat Sipil Jatim di Batu, Kamis (12/3/2015). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Wacana Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberi bantuan Rp 1 triliun untuk setiap partai politik, mendapat reaksi keras dari sejumlah LSM di Malang Raya.

Bersatu di bawah nama Masyarakat Sipil Jatim, LSM-LSM yang diantaranya Malang Corruption Watch, LBH Surabaya, Kontras, Intrans Institute, Laskar Hijau, Pusham Ubaya, Pusham Malang, Parliament Wacth, Walhi Jatim, Gusdurian, PP Otoda, Ikohi, SPBI Malang, dan Gaya Nusantara, menggelar aksi damai di Alun-alun Kota Batu, Kamis (12/3/2015) hari ini.

Di Alun-alun, para peserta aksi membentangkan berbagai tulisan sindiran penolakan wacana itu di kertas plano.

Beragam tulisan yang disampaikan kepada masyarakat, antara lain, ‘Parpol Makmur Rakyat Hancur’, ‘Rp 1 Triliun untuk Subsidi Rakyat’, ‘Rp 1 Triliun untuk Kesehatan’, ‘Tolak Rp 1 Triliun untuk Parpol’, ‘Rp 1 Triliun Korupsi’, ‘Parpol Kaya Rakyat Menderita’.

Sebagian peserta lainnya membawa topeng para tokoh politik Indonesia.

Yakni, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, politisi Golkar Abu Rizal Bakrie, Ketua Umum Hanura Wiranto, Hatta Rajasa, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Koordinator Aksi, Hayyik Ali, berujar, penolakan tersebut hasil dari Konferensi Masyarakat Sipil Jatim 2015 yang digelar selama tiga hari lalu.

“Salah satu kesepakatan kami, menolak wacana tiap Parpol dapat Rp 1 triliun. Pemberian anggaran sebesar itu bentuk modus baru bagi para anggota parpol untuk merampok uang rakyat," kata Hayyik.

Aksi Masyarakat Sipil Jatim ini berlangsung sekitar 30 menit.

Setelah aksi, para peserta menyobek topeng-topeng bergambar wajah politisi Indonesia itu lalu dibuang ke jalan sambil diinjak-injak.

Tidak lama kemudian, mereka mengambil dan membuang ke bak sampah.

( Iksan Fauzi )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved