Kamis, 4 Juni 2026

Malang Crime

Wow, Cewek di Kedungkandang ini Lumpuhkan Dua Jambret

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Putu Mataram pun memberi apresiasi kepada Yunda, pelajar yang melawan saat HP-nya dirampas.

Tayang:
Editor: faiq nuraini
surya/dyan rekohadi
Diamankan - Motor pelaku rampas saat diamankan di Polsek Kedungkandang, Malang, Sabtu (14/3/2015). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Dua pelaku perampasan smartphone berhasil dilmumpuhkan oleh cewek yang masih berstatus pelajar SMA, Yunda.

Pelajar yang tinggal di Jl Ki AGeng Gribig Kota Malang ini memiliki andil besar. Saat HP pintar miliknya dirampas dua pelaku berboncengan motor, cewek ini tak terima.

Dia meminta teman cowoknya yang membonceng dirinya terus mengejar pelaku. Begitu berhasil menyusul, cewek ini berhasil mendorong pelaku hingga terjatuh. Namun sebelumnya, teman cowok Yunda lebih dulu menendang pelaku yang berboncengan itu.

Teriakan maling membuat warga mengahar ramai-ramai pelaku. Bahkan di saat yang sama banyak melintas anak-anak muda yang habis nonton konser musik juga ikut menghajar. Pelaku pun babak belur dan dilarikan ke RS.

Perampasan ini sebenarnya terjadi pada Jumat (13/3/2015) malam. Perampasan HP itu bermula saat Yunda dibonceng teman cowoknya. Yunda terus memegangi smartphone Axio sambil sesekali memainkan HP pintar ini di belakang cowok ini.

Mereka terus melaju dengan naik Honda Beat melintasi di Jl Danau Sentani Kedungkandangan, Kota malang. Tiba-tiba keduanya dipepet oleh dua pelaku yang berboncengan naik motor Honda Beat N 4187 GJ.

Korban pun berani melawan dan berhasil melumpuhkan dengan bantuan warga dan puluhan anak muda. Anak-anak muda ini baru saja menonton konser musik di lapangan Rampal.

Pelaku perampasan diketahui bernamaNukman Kusuma (28), warga Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, dan Yandi (29) warga Jalan Lesti Gang 1 Blimbing, Kota Malang.

Keduanya mengalami luka parah dan kini dirawat di RS Saiful Anwar Malang. Kapolsek Kedungkandang, Kompol Putu Mataram pun memberi apresiasi kepada Yunda.

“Kami menghimbau kalau bepergian berdua atau berkelompok sehingga bisa berteriak minta tolong. Atau bisa bunyikan klakson untuk menarik perhatian,” kata Putu. (Dyan Rekohadi)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved