Kamis, 9 April 2026

Pria ini Sewa Pistol di Arena Menembak, Lalu Tembak Kepala Sendiri

Begitu peluru dimuntahkan, pria ini langsung jatuh terkapar. Tetapi bukan cuma dia yang jatuh ke lantai...

Editor: Aji Bramastra
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, PHUKET - Seorang turis asal Inggris bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri di sebuah arena berlatih tembak di Thailand, Kamis (21/3/2015), sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

Dikutip dari The Daily Mail, Rekaman CCTV memperlihatkan kejadian tersebut sempat menyebabkan seorang petugas penjaga arena terkejut lalu pingsan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di arena berlatih tembak di Thalang, provinsi Phuket, di bagian barat Thailand.

Lokasi kejadian ini tidak jauh dari bandara internasional Phuket.

Berdasarkan keterangan petugas penjaga arena latih tembak, sebelum menembak kepalanya, pria 21 tahun tersebut menyewa pistol dengan kaliber peluru 11 milimeter.

Sebanyak enam butir peluru juga sempat dibelinya untuk menembak ke arah sasaran.

Setelah enam pelurunya ludes, pria yang belum dipublikasikan namanya tersebut kembali membeli tiga peluru.

Peluru tambahan tersebut rupanya tak dipakai untuk menembak sasaran. Moncong pistol justru diarahkan ke kepala dengan jarak yang sangat dekat.

Begitu peluru dimuntahkan, pria ini langsung jatuh terkapar. Tetapi bukan cuma dia yang jatuh ke lantai. Seorang karyawan yang terkejut, ikut jatuh pingsan.

Saksi mata lainnya mengungkapkan, pelaku bunuh diri ini berangkat ke lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 dengan menumpang taksi dari kawasan Sun Wing resort di Pantai Bang Tao.

Dari sopir taksi yang mengantarkannya, saksi mata tersebut mendapatkan cerita bahwa selama dalam perjalanan, pelaku bunuh diri sempat berdebat dengan seseorang melalui telepon.

Kematian-kematian tragis, termasuk melalui bunuh diri, akhir-akhir ini sangat mendapat perhatian oleh pemerintah Thailand.

Terlebih setelah terbitnya sebuah buku yang dibuat penulis Australia, John Stapleton, yang menyebut Thailand sebagai tujuan wisata paling berbahaya.

Karena itu, wajar apabila kepolisian setempat sangat berhati-hati dalam menyelidiki kasus tersebut.

"Kami sudah mendapat sejumlah keterangan dari beberapa saksi tetapi masih akan menggali informasi lain dari orang-orang yang ada di lokasi kejadian dan menganalisa rekaman CCTV yang sudah kami miliki," kata Letnan Kraisorn Boonprasop, petugas kepolisian Thalang. ( Eben Haezer)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved