Malang Kabupaten
Di Acara Panen, KSAD Gatot Nurmantyo Bilang Tikus dan Wereng Takut Babinsa
"Saya senang kalau diundang datang di panen. Kalau panen, kan wajahnya pasti senang,"
SURYAMALANG.COM, GONDANGLEGI - Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jendral Gatot Nurmantyo bersama Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf melakukan panen dan menanam padi di lahan sawah Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Selasa (7/4/2015).
Acara itu dihadiri perwakilan kelompok tani (Poktan), anggota TNI, dan pejabat Pemkab Malang.
"Saya senang kalau diundang datang di panen. Kalau panen, kan wajahnya pasti senang," kata Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan.
Menurut KSAD, untuk membantu pemerintah meningkatkan swasembada pangan, TNI AD turun. Karena itu hingga tingkat desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa) pun turun.
"Saya tidak rela menteri pertanian dicopot. Jika tiga tahun tidak swasembada, saya saja yang dicopot," ujar Gatot Nurmantyo.
Untuk Jawa Timur, kata Gatot Nurmantyo, kondisi produksi padi surplus sehingga bisa dimanfaatkan oleh daerah lain. Sementara itu, dengan turunnya babinsa, lanjutnya, hama yang kerap menyerang sawah, seperti wereng dan tikus juga teratasi.
"Wereng dan tikusnya takut sama babinsa," canda KSAD disambut tawa undangan.
KSAD juga berterima kasih ke Kapolda Jatim bahwa karena banyak menangkap pelaku pupuk oplosan. Rasa terima kasih juga diberikan kepada babinsa. Dalam pertemuan itu, disampaikan juga bantuan benih padi dan hand tracktor kepada petani. Setelah acara usai, TNI, pramuka dll ikut menanam padi di areal sawah yang dekat lokasi acara.
(Sylvianita Widyawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ksad-panen-di-malang_20150407_114213.jpg)