Minggu, 12 April 2026

Malang Kota

Ratusan Siswa SMK Lega Bisa Ikuti Ujian Nasional Ulang

“Kemarin sempat sumpek, soalnya masih mikir Unas. Padaal yang lain sudah selesai Unasnya,”

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
UNAS CBT - Pelajar SMKN 4 Kota Malang mengerjakan soal-soal Ujian Nasional Computer Based Test (CBT) di Sekolah setempat, Senin (13/4/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pekan lalu, sebanyak 143 siswa dari jurusan Animasi di SMKN 4, SMKN 5 dan SMKN 9 Kota Malang, Jawa Timur gagal melaksanakan Ujian Nasional (Unas) Computer Based Test (CBT).

Kegagalan tersebut hanya terjadi di mata pelajaran Animasi. Mereka hanya dapat melihat empat sampai sembilan dari 40 soal yang seharusnya dikerjakan.

Setelah menunggu selama lima hari, akhirnya mereka dapat mengikuti ujian ulang secara bersamaan di SMKN 4 Kota Malang, Selasa (21/4/2015).

Siswa SMKN 5 Kota Malang, David Hanafi. (18) mengaku, lega dan mampu mengerjakan 40 soal pelajaran Animasi.

“Kemarin sempat sumpek, soalnya masih mikir Unas. Padaal yang lain sudah selesai Unasnya,” tuturnya saat ditemui SURYAMALANG.COM usai ujian, Selasa (21/4/2015).

Namun, soal yang menurutnya menampilkan materi dari 12 prinsip animasi dan game itu, sudah sesuai dengan try out yang ia kerjakan selama ini. Ia dan temannya Satria Wahyu (18), kebetulan mendapat satu soal yang tidak dapat dikerjakan.

“Ada satu soal cerita yang tidak ada jawabannya, jadi dikerjakan apa adanya saja,” jelas Satria.

Hal yang sama ternyata dialami siswa SMKN 9 Kota Malang, Muhammad Ilham Nizaumi (17). Dia menceritakan, soal nomor 37 yang merupakan soal cerita seharusnya menunjukkan gambar property, namun yang keluar hanya angka.

Selain masalah satu soal itu, Ilham dan 24 temannya yang naik mikrolet dari sekolahnya ke SMKN 4 Kota Malang merasa, bahwa soal ujian sudah sesuai dengan apa yang mereka pelajari.

“Menunggu ujian ulang itu bikin resah, tapi untungnya ujian kali ini lancar. Cuma kalau permasalahan komputer tiba-tiba logout dan harus masukkan token dan log in ulang masih saya alami” terang siswa SMKN 9 Kota Malang, Winayu Dinda Agustin (17).

Namun, siswa SMAN 4 Kota Malang, Hamdanis Syarif dan Nicko Novanto mengalami kesulitan mengerjakan tiga soal dari materi game.

“Baru kali ini ada soal tentang game, tapi ada satu yang nggak bisa tadi. Soalnya ada screenshot game gitu, dan pertanyaannya tentang UI, kami tidak paham apa itu maksudnya,” tutur Hamdan Nicko.

Sehingga saat ada pilihan jawaban berkisar nondiagetic, geometrid an sejenisnya, ia merasa kesulitan.

“Kalau soal yang tidak bisa dikerjakan tadi tentang properti untuk nina yang ingin jadi chef, tapi dalam jawabannya tidak ada gambar property, Cuma angka,” jelasnya.

Menanggapi masih adanya soal yang tidak terlihat pada sejumlah soal, proktor utama SMKN 4 Kota Malang, Danang Fitra MT menjelaskan, saat ditemukan soal tersebut, prokor sudah berkoordinasi dengan teknisi.

“Kalau masalah isi soal itu dari pusat, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak. Hanya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (dindik) untuk dikerjakan apa adanya,” ungkap Danang.

(Sulvi Sofiana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved