Pamekasan
Sungai di Pamekasan Tercemar Limbah Cair Buangan Rumah Sakit
..belakangan ini sungai itu tidak produktif lagi, karena dinilai mengkhawatirkan. Indikasinya, warga sering melihat banyak ikan mati..
SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN – Sampai sekarang RSUD Slamet Martodirdjo, Pemekasan belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) untuk limbah medis.
Ironisnya, untuk limbah medis cair, pihak rumah sakit langsung membuang ke sungai yang melintas di samping utara RSUD.
Sedang limbah medis padat, dibuang ke tong di belakang RSUD dan jika tong itu sudah penuh dibakar.
Kebijakan RSUD membuang limbah medis cair ke sungai ini pun, mengundang kekhawatiran warga.
Sebab sungai yang dijadikan pembuangan limbah medis cair itu sebagian dimanfaatkan warga di sekitar sungai.
Seperti yang dilontarkan Mohammad Elman, aktivis Kesatuan Aksi Lintas Masyarakat (Kalam), Pamekasan.
Menurut Elman, sebelumnya sungai itu produktif dan sering dimanfaatkan warga. Tapi belakangan ini sungai itu tidak produktif lagi, karena dinilai mengkhawatirkan.
Indikasinya, warga sering melihat banyak ikan mati di sepanjang aliran sungai itu.
“Kami mendapat keluhan warga, jika sungai yang sekarang menjadi tempat pembuangan limbah medis itu membahayakan kesehatan warga,” papar Elman, Kamis (23/4/2015).
Menurutnya, banyaknya ikan mati di sungai itu, menandakan proses pembuangan limbah ke sungai masih belum benar-benar steril.
Perlu campur tangan pemerintah dan pihak RSUD Pamekasan harus bertangungjawab.
Humas RSUD Pamekasan, Saleh Lahadi mengakui bahwa limbah medis berbentuk cair dibuang melalui sungai.
Namun, sebelum sampai ke sungai, limbah itu sudah melalui proses Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Dikatakan ketika melalui IPAL itu, limbahnya dihancurkan dan disterilkan, baru kemudian dialirkan ke sungai.
Sehingga limbah yang sudah terbuang itu telah steril, meski, nyatanya, masih banyak ikan yang bertahan hidup di sungai itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-ikan-mati_20150423_222020.jpg)