Malang Raya

Awas Ada Plengsengan Ambrol, Lawang-Malang Terjadi Antrean Kendaraan

Kendaraan harus berjalan pelan dan hati-hati saat melintas di titik longsoran. Antrean kendaraan terjadi sampai flyover Lawang.

Awas Ada Plengsengan Ambrol, Lawang-Malang Terjadi Antrean Kendaraan
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kondisi plengsengan ambrol di tepi jalan Raya Lawang-Malang, Kamis (14/5/2015). 

SURYAMALANG.COM, LAWANG - Bagi pengendara yang melintas di jalan raya Lawang-Malang, Jawa Timur harus ekstra hati-hati. Plengsengan saluran air di tepi jalan raya Lawang-Malang ambrol.

Panjang plengsengan yang ambrol sekitar 25 meter dengan lebar 3 meter.

Pantauan SURYAMALANG.COM di lokasi, Kamis (14/5/2015), pekerja sedang membersihkan material longsoran. Pekerja juga memasang pagar pembatas menggunakan tong dan tali rafia di titik longsoran.

Pagar pembatas itu sebagai tanda bagi pengendara agar tidak melintas terlalu ke pinggir jalan. Karana dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan apabila ada kendaraan yang melintas di atas titik plengsengan yang ambrol.

Kondisi itu membuat arus lalu lintas dari arah Lawang menuju Malang tersendat. Kendaraan harus berjalan pelan dan hati-hati saat melintas di titik longsoran. Antrean kendaraan terjadi sampai flyover Lawang.

Seorang pekerja, Irawan mengatakan, longsor terjadi, Rabu (13/5/2015) sore. Sebelum longsor terjadi, di lokasi hujan deras. Saluran air di lokasi tidak mampu menampung air hujan. Air hujan menggerus pondasi plengsengan dan kemudian ambrol.

"Air hujan dari atas jalan juga ikut menggerus pondasi plengsengan. Akhirnya plengsengan ambrol karena tidak kuat menahan air hujan," kata Irawan.

Tidak hanya ambrol, aspal jalan itu ikut terseret longsor akibat bangunan plengsengan saluran air di lokasi itu ambrol. Aspal jalan yang terseret longsor lebarnya sekitar 50 sentimeter.

"Makanya kami memberi pembatas agar kendaraan tidak terlalu ke pinggir," sambung  Irawan.

Ia khawatir beban kendaraan yang melintas di jalan raya akan memicu longsor susulan. Apalagi tepat di bawah jalan di titik yang longsor terdapat saluran air. Saluran air itu buntu akibat tertimbun material longsoran plengsengan.

"Salurannya tertutup longsoran. Khawatirnya kalau hujan, air di saluran tidak bisa mengalir dan menyebabkan longsor lagi," ujarnya.

(Samsul Hadi)

Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved