Jumat, 24 April 2026

Lamongan

Tipu Calon PNS Rp 1 M, Eks Pejabat Pemkab Tinggal Istri, Nikahi Wanita Muda

Istrinya sebagai seorang guru PNS juga ditinggalkan dan mencari istri muda.

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hanif Manshuri
Hartono mantan Kasubag Umum Satpol PP saat menjalani pemeriksaan di polres, Selasa (26/5/2015) 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Mantan Kasubag Umum Satpol PP Pemkab Lamongan, Hartono (54 ) diringkus Subnit 4 Reskrim polres setempat, Selasa (26/5/2015).

Hartono ditangkap polisi, atas kasus penipuan belasan orang yang dijanjikan masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Tersangka ditangkap saat istirahat santai di musala Sukodono Sidoarjo setelah dalam setahun pelariannya.

Hartono warga Pule, Kecamatan Tikung, ini ditangkap tanpa melakukan perlawanan sedikitpun.

Selama setahun kabur meninggalkan pekerjaannya sebagai PNS di Satpol PP, diakui ia sengaja menghindari para korbannya yang dijanjikan sebagai PNS.

Selama setahun kabur, Hartono mengaku bekerja serabutan di Samarinda, Balikpapan dan di Kutai.

Dan baru sekitar dua bulan mengubah nasib ke Sidoarjo bekerja di sebuah bengkil hingga akhirnya ditangkap empat anggota reskrim. Keempat polisi yang menangkap tersangka, yakni Bripka Muhammad Ariono, Bripka Wiyata, Bripka Saiful Amin, Brigadir Dani Kusmayadi dan Brigadir Didik Wahyudi.

Tersangka langsung digiring ke Mapolres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan menunjukkan, ia beraksi menipu para korbannya dilakukan hampir berjalan setahun. Kepada para korbannya yang dijanjikan sebagai PNS dikenakan biaya yang tidak sama. Antara Rp 50 juta hingga Rp 140 juta.

Total, tersangka mendapatkan uang haram itu mencapai Rp 1 miliar dari puluhan korbannya.

"Uang itu saya pakai sendiri dan tidak sepeserpun untuk biaya masuk PNS. Memang saya sengaja menipu. Tapi nasi sudah menjadi bubur,"ungkap Hartono.

Ketika banyak didesak para korbannya, Hartono bingung dan lebih memilih meninggalkan pekerjaannya di Satpol PP untuk kabur ke luar daerah. Dengan harapan tidak ada korban yang bisa menemuinya.

Istrinya sebagai seorang guru PNS juga ditinggalkan dan mencari istri muda.

Dengan istri baru ini, Hartono mengaku sudah dikaruniai seorang anak yang baru berumur 25 hari.

Sebuah mobil miliknya, Toyota Avanza terpaksa dijual untuk menutup sebagian tanggungan hidupnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved