Kediri
Pecatan Tentara Ngamuk, Orang Satu Pasar Tak ada Yang Berani Melawan
Orang-orang di pasar sudah akan mengeroyok pria itu. Tapi setelah dia mengeluarkan kartu tanda anggota TNI, orang-orang pun ketakutan...
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Seorang pecatan tentara berinisial At (40) membuat heboh pengunjung Pasar Pahing, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (30/5/2015).
Hanya karena masalah sepele, At mengamuk menghajar Jhoni (33) tukang parkir di pasar itu.
Kabarnya, saat itu Jhoni sedang mengatur kendaraan sepeda motor pengunjung pasar.
At datang ke pasar bersama anak dan istrinya mampir ke penjual bakso.
Namun saat memarkir sepeda motornya, At menaruh motornya menutup lapak penjual sehingga mengganggu jalan.
Jhoni yang memang bertugas menata motor yang diparkir kemudian memindahkan sepeda motor At yang dikunci gondok.
Namun pelaku yang mengetahui motornya dipindah menjadi tersinggung.
Kemudian At mendatangi Jhoni serta memaki-maki dan memukulnya mengenai pipi sebelah kiri.
Keributan itu sempat disaksikan para pengunjung dan pedagang pasar. Bukan itu saja At juga mengeluarkan kartu dari dompetnya serta mengaku sebagai tentara dari salah satu kesatuan di Surabaya.
"Sebenarnya teman-teman mau mengeroyok pelaku karena berbuat semena-mena. Tapi setelah dia mengeluarkan kartu anggotanya, teman-teman menahan diri," ungkap Jhoni.
Namun setelah kejadian, ada salah satu rekan korban yang menyebutkan jika At sudah bukan anggota tentara lagi.
"Informasinya At sudah dipecat dari kesatuannya," ungkapnya.
Karena sudah tidak berstatus anggota TNI aktif, kasus penganiayaan itu kemudian dilaporkan Jhoni ke Polres Kediri Kota.
Korban sudah menjalani visum luka memar di pipinya.
Jhoni sendiri sudah dimintai keterangan petugas terkait peristiwa yang dialaminya.
Kasus penganiayaan itu masih diselidiki petugas kepolisian dengan meminta keterangan saksi-saksi. ( Didik Mashudi )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tentara-ngamuk-kediri_20150530_175213.jpg)