Malang Raya
Tiap Hari Jalan Kaki 5 Kilometer, Misdiyono Selalu Dapat Motor Curian
Maling yang satu ini mencari motor milik orang-orang pelupa dan ceroboh. Ia tak pernah membawa peralatan apapun setiap beraksi.
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Aksi Misdiyono (26) dalam mencuri sepeda motor tergolong unik, sebab ia tak menggunakan peralatan apapun, dan selalu seorang diri setiap beraksi.
Satu-satunya modal dia untuk beraksi hanya modal dengkul alias fisik yang prima.
Hal tersebut terungkap setelah anggota Polsek Lowokwaru menangkap warga Jl Kaliurang Barat Gg 1, Kota Malang ini saat beraksi di Jl Kertosari, Kel Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru pada Sabtu (30/5/2015) malam.
Kala itu Misdiyono sudah membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria Fu, AG 6531 LH milik M Mubadil Abqori, seorang mahasiswa yang kos di sekitar lokasi pencurian.
Kapolresta Malang AKBP Singgamata memaparkan Misdiyono mencuri sepeda motor itu dengan mudah.
"Sepeda motor itu diparkir di pinggir jalan, dan kunci sepeda motornya masih menggantung," ungkap Singgamata di kantornya, Rabu siang.
Walau demikian, aksi Misdiyono saat itu diketahui warga. Dia ditangkap warga, lalu dipukuli hingga babak belur. Perutnya juga ditusuk warga karena kesal dengan aksi dia.
Setelah itu, warga pun menyerahkan Misdiyono pada polisi, serta barang bukti hasil pencurian, yakni kunci T, serta sepeda motor milik Abqori.
Dalam pemeriksaan, Misdiyono memaparkan bahwa pencurian sepeda motor sudah dilakukan sejak Januari lalu. Selama itu, Misdiyono sudah mencuri lima sepeda motor dengan modus yang sama.
"Tersangka ini selalu berjalan kaki setiap beraksi hanya untuk mencari sepeda motor yang kuncinya masih menggantung ," ungkap Singgamata.
Jarak jalan kaki yang selalu ditempuh Misdiyono juga sangat jauh. Kepada polisi, Misdiyono seringkali berjalan kaki sejauh dua sampai lima kilometer hanya untuk mencari sepeda motor calon mangsanya.
Meski demikian, hasil pencurian sepeda motor tergolong baik. Selama beraksi mulai Januari hingga kini Misdiyono tak pernah mendapat sepeda motor butut, sebab sepeda motor hasil pencuriannya itu adalah dua Suzuki Satria Fu, dan dua Honda Vario.
Dua jenis sepeda motor ini adalah sepeda motor dengan keluaran di atas tahun 2010.
Menurut Misdiyono sepeda motor yang baru dijual sebanyak dua unit. Pembelinya adalah Andre Supatra (32), warga Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo. Ia menjual sepeda motor dengan harga Rp 2 juta tiap unitnya.
Sementara, sepeda motor Suzuki Satria Fu masih disimpan di garasi rumahnya. Dia berencana menggunakan sendiri sepeda motor tersebut untuk balapan liar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/maling-jalan-kaki_20150603_154312.jpg)