Malang Raya
Keluarga Mengaku Belum Siapkan Makam Wiji Astutik, Ada Apa?
Entah akan dimakamkan di mana jenazah Wiji Astutik, wanita Bantur yang tewas di Hongkong. Keluarga bahkan masih enggan menyiapkan liang lahatnya.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pihak keluarga mendiang Wiji Astutik (34) di Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang belum menyiapkan lahan makam untuk jenazah Wiji.
Keluarga beralasan, belum mendapat kepastian bahwa jenazah akan dipulangkan ke Malang.
Wiji adalah korban pembunuhan yang tewas di Hongkong dengan tusukan di tubuhnya pada Senin (8/6/2015) pagi. Tubuhnya digulung kasur dan diletakkan di depan sebuah toko.
"Keluarga belum menyiapkan apa-apa, termasuk makam. Sebab masih belum pasti. Mungkin nanti jika sudah ada kepastian," kata Sulistyo, kakak almarhum Wiji kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (11/6/2015).
Yang sudah dilakukan adalah menggelar tahlilan di rumah Supardi, ayah Wiji. Tahlil sudah dilakukan pada hari ketiga dan akan dilaksanakan pada hari ketujuh pada besok, Jumat (12/6/2015).
Ia menjelaskan, pihak keluarga kemarin sudah mendapat kunjungan dari perwakilan Kemenlu RI dan PPTKIS yang pernah memberangkatkan almarhum Wiji. Kemudian juga dari Kementrian Tenaga Kerja.
"Pertama kedatangan mereka untuk bela sungkawa minta persyaratan dari keluarga terkait rencana pemulangan jenazah Wiji ke Indonesia," kata Sulistyo.
Terkait persyaratan-persyaratan untuk pengurusannya akan mendapat bantuan dari pemerintah desa setempat. Dari keterangan yang ia peroleh, pemerintah secepatnya akan berusaha memulangkan jenazah Wiji.
"Kalau dari keluarga jelas tidak ada biaya untuk itu," ujarnya.
Sementara itu adik Wiji yang bekerja di Taiwan sebagai PRT juga akan meminta izin pulang majikannya karena musibah kakaknya.
Hal itu dijelaskan Rinda Lestari lewat messenger Facebook kepada SURYAMALANG.COM.
Rinda sendiri baru berangkat ke Taiwan pada Desember 2014 lalu. Sebelumnya sempat bekerja di Malaysia dan Hongkong.
Saat bekerja di Hongkong itu ia masih bertemu kakaknya pada 2009. Kala itu Wiji disebutnya bekerja di restoran.
(Sylvianita Widyawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wiji-tkw_20150610_163702.jpg)