Kamis, 16 April 2026

Malang Raya

Jenazah Wiji Astutik Sudah Rusak, Keluarga Dilarang Membuka Peti

Saat melihat kotak jenazah kakaknya, mata Rinda berkaca-kaca menahan tangis. Sedang wajah Rahayu Putri terlihat sedih sambil sesekali memandang...

Editor: musahadah
surya/silvianita
Kedatangan jenazah TKW overstayer Hongkong, Wiji Astutik disambut ayahnya Supardi, anaknya Rahayu Putri (hijab pink) dan adik Wiji, Rinda Lestasi (berhijab hitam) dan Camat Bantur Tri Sulawanto semalam, Selasa (23/6/2015) pukul 23.30 WIB 

SURYAMALANG.COM, BANTUR - Jenazah Wiji Astutik, TKW overstayer yang terbunuh di Hongkong akhirnya tiba di rumahnya, Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (23/6/2015).

Jenazah tiba pukul 23.30 WIB dibawa ambulans milik UPT P3TKI, Disnaker Jatim dari Bandara Juanda.

Tampak dalam penyambutan jenazah anak semata wayangnya, Rahayu Putri yang mengenakan hijab pink, ayahnya Supardi dan Rinda Lestasi, adik Wiji yang bekerja di Taiwan.

Saat melihat kotak jenazah kakaknya, mata Rinda berkaca-kaca menahan tangis. Sedang wajah Rahayu Putri terlihat sedih sambil sesekali memandang kotak jenazah ibunya.

(Baca Juga: Rahayu, Anak TKW yang Dibunuh di Hongkong Tak Pernah Kenal Ibunya)

Penyerahan jenazah dilakukan Agustaf, staf KJRI Hongkong dan Devi Melissa Silalahi, staf fungsional diplomat Kementrian Luar Negeri.

Agustaf menyampaikan belasungkawa dan meminta keluarga tidak mengeluarkan jenazah itu. "Jenazahnya sudah rusak. Namun sudah disucikan disana," ujar Agustaf ketika memberikan sambutan.

Agustaf menjelaskan bahwa almarhumah menjadi korban pembunuhan di Hongkong. Mayatnya ditemukan pada 8 Juni 2015 di depan sebuah toko. "Polisi sudah menangkap pelakunya. Ada dua tersangka yaitu dari Pakistan dan India," tutur Agustaf.

Pihak keluarga sebenarnya sudah menyiapkan keranda biasa. Tetapi karena jenazah tidak bisa dipindah sehingga tetap diletakkan dalam peti.

Sekitar pukul 00.30 WIB, peti jenazah dimasukkan ke ambulans untuk dimakamkan.

Diberitakan sebelumnya, Wiji Astutik tewas dibunuh di Hongkong pada 8 Juni 2015.

Mayat Wiji digulung kasur dan dibuang di depan toko di kawasan Mong Kok, Senin (8/6/2015). Di tubuhnya ada tusukan senjata tajam. (Berita Selengkapnya: Memilukan, Wiji, TKW Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Emper Toko di Hongkong ).

Dari hasil penyelidikan akhirnya ditangkap Wahaj Fyaz (30), pria asal Pakistan yang juga kekasih Wiji selama di Hongkong.

Dia ditangkap bersama temannya asal India yang berusia 21 tahun, saat akan kabur dari Hongkong pada 10 Juni 2015.

(Baca Selengkapnya : Pembunuh Sekaligus Kekasih Wiji Astutik Ditangkap Saat Hendak Kabur ).

(Sylvianita widyawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved