Malang Raya
Bau Alkohol Miras Menyengat di Kantor Polisi Ini
Cairan dari botol muncrat dengan bau tak sedap. Operator buldozer terus menggilasnya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bau alkohol menyengat ketika buldozer melindas sebanyak 2.655 botol miras di halaman Polres Malang, Jawa Timur, Kamis (9/7/2015).
Cairan dari botol muncrat dengan bau tak sedap. Operator buldozer terus menggilasnya.
Sementara jajaran Forpimda (Forum Pimpinan Daerah), yaitu Ketua DPRD, Bupati Malang, Kapolres, Kajari dan Ketua PN Kepanjen juga melempar botol-botol yang disiapkan untuk mereka ke dalam lindasan roda buldozer.
Kegiatan pemusnahaan miras dilakukan usai gelar pasukan Ops Ketupat Semeru di halaman Polres Malang.
"Ada 2.655 botol hasil operasi pekat dan cipta kondisi," ungkap Kapolres Malang, AKBP Aris Haryanto kepada SURYAMALANG.COM.
Kadar alkoholnya beragam. Selain didapat dari toko-toko yang dijual tanpa izin, juga ada produksi rumahnya.
"Biasanya bahan-bahan itu oleh masyarakat kemudian dicampur sehingga menjadi minuman yang tidak higienis," kata Aris.
Dari minuman yang dimusnakan selain ada merek terkenal seperti Vodka juga ada yang dalam kemasan polosan.
Sementara itu, Rendra Kresna, Bupati Malang menyatakan masyarakat bisa memanfaatkan pos pelayanan mudik misalkan untuk pijat.
"Kalau di pos pelayanan ada banyak fasilitas. Beda dengan pospam yang hanya diisi organ-organ dari TNI, polisi, Dishub, Pramuka," kata Rendra.
Ada tujuh titik pos yang disiapkan yaitu Pos Lawang, Karanglo, Kebonagung, Jalibar, Sumberpucung, Dau dan Wendit. Untuk Ops Ketupat dimulai sejak 10-25 Juli 2015 melibatkan 552 personel polri dan instansi samping.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/miras-malang1_20150709_184615.jpg)