Malang Raya

Pedagang Daging Sapi di Batu Tersenyum Jelang Lebaran

Permintaan daging sapi oleh masyarakat menjelang Lebaran kali ini sedikit membuat penjualan daging bergairah

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Daging sapi yang harganya merangkak naik menjelang dua hari sebelum lebaran, Selasa (14/7/2015). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Naiknya harga daging sapi dua hari sebelum lebaran dirasakan pedagang sudah menjadi kebiasaan. Pasalnya, permintaan daging sapi oleh masyarakat menjelang Lebaran mengalami kenaikan.

"Kami rasa wajar saja kenaikannya, dan kenaikan harga itu dari penyembelihan sapi, bukan kami yang menaikkan harga," kata Hj Maria Ulfah, pedagang daging sapi di pasar Besar Kota Batu, Selasa (14/7/2015).

Dijelaskan Maria, permintaan daging sapi oleh masyarakat menjelang Lebaran kali ini sedikit membuat penjualan daging bergairah dan membuat pedagang tersenyum.

Ini setelah sebelumnya penjualan daging sapi sepi karena warga enggan membeli karena harga yang cukup mahal.

Masyarakat lebih memilih daging ayam yang harganya kisaran Rp 30 ribu perkilogram dan lebih murah dibanding daging sapi untuk dijadikan lauk pauk.

"Maka dari itu, meningkatnya permintaan daging sapi sekarang ini membuat kami gembira. Karena sebelumnya penjualan sepi sekali selama Ramadhan ini," tandas Maria.

Sementara penjual daging ayam di pasar Besar Kota Batu, H Nurohman mengatakan, untuk permintaan daging ayam menjelang lebarang juga mengalami peningkatan.

Dan kenaikan permintaan tersebut tidak diikuti oleh kenaikan harga daging ayam perkilogramnya yang tetap dikisaran Rp 30 ribu per kilogram.

"Dan peningkatan permintaan daging ayam ditempat kami mencapai sekitar 10 persen. Mudah-mudahan besok permintaan bisa naik lagi," tutur Nurohman.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved