Pasuruan
Angin Mengamuk Hancurkan Perahu dan Rumah di Pasuruan
"Perahu yang ditambat bergolak dan saling hantam satu dengan lainnya,"
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Belasan perahu nelayan di Desa Pasir Panjang, Nguling, Kabupaten Pasuruan rusak karena saling berbenturan diterpa angin kencang.
Angin kencang ini merupakan fenomena siklon tropis yang melanda wilayah pantai utara Pulau Jawa sejak seminggu terakhir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, menyebutkan setidaknya ada 15 perahu nelayan yang rusak. Perahu-perahu tersebut saling berbenturan karena angin siklon tropis tersebut membuat ombak meninggi.
"Perahu yang ditambat bergolak dan saling hantam satu dengan lainnya," kata Bakti, Rabu (15/7/2015).
Selain merusak perahu nelayan, angin kencang dan ombak tinggi ini juga merusak rumah warga. Setidaknya, enam rumah warga rusak diterpa angin dan ombak.
"Rumah rusak ada di Dusun Lampean, Desa Kedawang, Kecamatan Nguling. Rata-rata kerusakan pada dinding belakang rumah yang jebol diterjang ombak," sambungnya.
Nelayan setempat, Sofi'i (42) mengaku tak bisa berbuat banyak melihat perahunya bertabrakan dengan perahu rekannya.
Warga Desa Pasir Panjang, Nguling, Kabupaten Pasuruan ini menuturkan biasanya angin kencang menerjang mulai sore sampai pagi keesokan harinya sekitar pukul 07.00 WIB.
"Untung rumah saya tidak jebol. Kalau rusak juga, saya makin susah," ucap Sofi'i.
Meski ombak tinggi disertai angin kencang, pihak Polisi Air (Polair) Pasuruan mencatat masih ada nelayan yang nekat melaut.
Petugas Sat Polair Pasuruan, Bripka Laswanto mengatakan hanya bisa mengimbau para nelayan yang nekat itu untuk membatalkan melaut.
"Ada yang mendengar dan merapat. Yang kami bisa lakukan hanya sebatas imbauan," tandas Laswanto.
Laswanto menerangkan angin siklon tropis ini disebut angin Nangka. Angin ini bertiup dari utara atau angin muson barat.
"Kecepatannya 30 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Kami imbau, warga bersabar dulu melaut karena kondisi yang masih belum kondusif," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suasana-angin-dan-ombak-tinggi-di-desa-pasir-panjang-kabupaten-pasuruan_20150715_191315.jpg)