Malang Raya

Ini Lokasi di Pasar Besar Kota Malang yang Dijaga Tentara

Pasukan gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP mulai melakukan penjagaan di kawasan Pasar Besar dan Alun-alun Merdeka mulai Senin (27/7/2015).

Ini Lokasi di Pasar Besar Kota Malang yang Dijaga Tentara
surya/samsul hadi
Petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Pasar, Dishub, Polri, dan TNI berjaga-jaga di kawasan Jl Pasar Besar, Selasa (7/7/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pasukan gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP mulai melakukan penjagaan di kawasan Pasar Besar dan Alun-alun Merdeka mulai Senin (27/7/2015). Pasukan gabungan akan berjaga-jaga di enam titik di kawasan itu mulai pagi hingga malam.

Hal ini dikatakan Wali Kota Malang, M Anton, usai melakukan rapat koordinasi dengan TNI dan Polres Malang Kota. Rapat koordinasi yang dilaksanakan di RM Kertanegara itu diikuti perwakilan dari Lanal, Paskhas, Kodim, Korem, Kostrad, Yonif 512, dan Polres Malang Kota.

"Ini bagian dari penegakan Perda. Mulai Senin, pasukan gabungan akan berjaga-jaga di enam titik di kawasan Pasar Besar dan Alun-alun Merdeka sampai waktu yang tidak ditentukan," kata Abah Anton, panggilan akrab Wali Kota Malang, M Anton.

Dikatakannya, selama pengamanan itu, Pemkot Malang akan melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Besar ke Jalan Ade Irma Suryani. Pemkot Malang terus melakukan pendekatan kepada para PKL.

"Kami ingin menata bukan menghilangkan (PKL). Kalau mereka di Malang berarti harus mematuhi peraturan. Kami berharap PKL mengerti, Perda harus ditaati," ujarnya.

Tiap batlyon masing-masing akan menerjunkan lima personel. Belum lagi didukung pengamanan dari petugas Satpol PP. Pasukan gabungan akan siaga di enam titik di kawasan itu.

"Model pengamanannya ada dua shift, pagi dan malam. Sementara ini, kami meminta lima personel di masing-masing batalyon. Sebenarnya, berapa pun yang diminta mereka siap," katanya.

Komandan Batalyon Komando 464 Paskhas, Letkol Pas Dicky Lukman mengatakan, TNI hanya membantu melakukan pengamanan atas permintaan Pemkot Malang. Tetapi, pengamanan ini tetap dalam kerangka penegakan Perda.

"Kegiatan ini juga untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa forum komunitas pimpinan daerah satu suara. Pengamanan ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif ke PKL," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved