Jendela Dunia
VIDEO : Anak Durhaka Pukuli Ibu, Picu Murka Warga Singapura
Inikah balasan seorang anak kepada ibunda yang telah bertaruh nyawa melahirkannya ke dunia? Inikah kisah Malin Kundang di dunia nyata?
SURYAMALANG.COM, SINGAPURA - Bagi sebagian orang, ibu adalah segala-galanya.
Tapi bagi sebagian orang pula, ibu hanyalah sosok yang membuat beban hidup semakin berat.
Nyatanya, hal itu dilakukan oleh seorang wanita di Singapura yang tinggal di rumah susun (flat) HBD, di daerah Lower Delta Road, Singapura.
Ia tak sadar, tetangga merekamnya ketika memukuli ibunya yang telah renta.
Tak pelak, video ini beredar begitu cepat di Facebook sejak 21 Juli 2015 lalu, dan memantik kemarahan warga Singapura.
Video ini diambil oleh tetangga dari wanita itu, yang bernama Mohammad Juani (25), yang menggunakan akun Facebook bernama Apoh Tecky Numero.
"Aku tahu, tak sepantasnya aku mencampuri kehidupan rumah tangga orang. Tapi aku hanya tak tahan melihat ibu tua nan malang itu disiksa begitu. Dia sudah sepantasnya mendapat hidup lebih baik," kata Juani.
Video ini pun memicu kemarahan ratusan ribu warga dan netizen Singapura.
Warga mendesak pemerintah dan kepolisian mengusut aksi sang wanita yang kini dilabeli sebagai anak durhaka itu.
Dan tuntutan warga di Facebook mendapat respon dari pemerintah.
Kementerian Sosial, langsung merespon video itu dengan menulis status di facebook, bahwa mereka langsung menyelamatkan ibu malang itu.
Ibu itu sendiri langsung dijemput dan dirawat di rumah sakit Singapore General Hospital.
Namun, sang anak durhaka, hingga kini menghilang. Ia hanya menulis pesan di secarik kertas, yang ditempelkan di pintu kamar rusunnya.
Di memo itu, ia hanya menceritakan namanya Siti, dan nama Iibunya Kamisah.
Mereka berdua tinggal setelah ditinggal oleh ayahnya yang bernama Khamis.
Ayahnya terbelit utang, dan kini Ia bersama Ibunya yang harus menanggungnya.
Ia sendiri, juga ibunya, juga sama-sama punya utang banyak.
Sementara tetangga Siti, yakni Darwinder Singh, mengaku ia juga diutangi sebesar 5.000 dolar Singapura oleh Siti.
Ia pun mengaku sering mendengar keluarga itu ribut-ribut saat malam.
Singh menyakini Siti sebenarnya masih tinggal di rumah susun itu, tapi ia pergi sementara karena takut ditangkap pihak berwenang.
Sementara, tetangga lain, Jacquelin Low (48), menghakui, Siti memang sering menampar dan memukuli ibunya itu.
Belakangan, kasus ini masuk ke ranah pengadilan, dan di sinilah semuanya terungkap : Kejam, Gadis Ini Tega Memberi Makan Ibunya Kotoran Manusia.
Di pengadilan, terungkap sejumlah fakta mengejutkan, termasuk tetangga Siti, Darwiner Singh, yang berbohong, karena sebenarnya ia adalah pacar Siti dan ikut menyiksa ibu Siti nan malang itu.
( The Strait Times )