Suami Bacok Istri dan Anak

Begini Ruang Abdullah, Pembacok Istri dan Anak Jalani Perawatan di RS

Abdullah kritis, bahkan sampai menjalani cuci darah sebanyak tiga kali di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA).

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Tim Polres Malang usai memeriksa kondisi kesehatan Abdullah di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA), Rabu (5/8/2015) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Keputusan Abdullah Lutifianto (54), pembunuh istri dan anaknya untuk menenggak bensin bercampur obat Theodoran berakibat buruk pada kesehatannya.

Abdullah kritis, bahkan sampai menjalani cuci darah sebanyak tiga kali di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA).

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, cuci darah pertama dan kedua Abdullah berlangsung pada Selasa (4/5/2015). Cuci darah ini dilakukan, lantaran racun dalam tubuh bapak dua anak tersebut sudah menyebar ke seluruh tubuh.

Kanit IV Polres Malang, Iptu Sutiyo menjelaskan, kondisi kesehatan Abdullah membaik usai cuci darah yang kedua. Dokter kemudian memindah kamarnya dari instalasi gawat darurat ke ruang 23 RSSA, yang merupakan ruang bagi pasien gangguan mental. Pemindahan berlangsung sekitar pukul 8.00, Rabu (5/8/2015).

Informasinya, Abdullah dipindah ke ruang ini, karena hanya ruangan ini yang memiliki ruangan khusus dengan jeruji besi. Pada Rabu sore, Abdullah juga menempati kamar yang berjeruji besi di sana, dan dijaga oleh polisi.

Meski demikian, tak ada satupun keluarga Abdullah yang turut menjaga, atau mengawasinya sejak masuk ke RSSA.

“Sore ini, dia akan cuci darah lagi untuk pemulihan,” tambah Iptu Sutiyo, Kanit IV Polres Malang di RSSA, Rabu (5/8/2015) sore.

Pantauan SURYAMALANG.COM, kondisi Abdullah usai dipindah memang terlihat sudah membaik. Dia tak lagi dipasang alat bantu pernafasan seperti yang berlangsung di IGD. Kala itu, dia hanya menggenakan infuse, dan urinal. Selain itu, polisi juga memborgol tangan kiri Abdullah.

Sementara itu, polisi hingga kini sudah memeriksa empat saksi terkait pembunuhan yang diduga dilakukan Abdullah. Empat saksi tersebut merupakan warga sekitar, yang mengetahui kejadian pada Selasa dini hari.

Selain itu, tim inafis Polda Jatim pada Rabu pagi juga kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua di rumah Abdullah, Dusun Petangguhan, Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Meski demikian, hasil olah TKP kali kedua ini belum menghasilkan petunjuk apapun.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat juga masih menunggu kesehatan Abdullah membaik sebelum memeriksannya.

“Sementara baru tetangga korban yang kami periksa,” katanya.

Sebelumnya, warga Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang geger dengan pembunuhan sadis yang diduga dilakukan oleh Abdullah.

Dia membunuh, serta menyayat kulit anaknya, Putri Saridevi (16) dan istrinya, Wiwik Halimah (48).

Belum diketahui apa motif pembunuhan Abdullah, namun ada dugaan bahwa penyebab pembunuhan tersebut akibat pertengkaran keluarga yang sering terjadi diantara keduanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved