Suami Bacok Istri dan Anak
Begini Reaksi Abdullah Saat Lihat Polisi Berseragam
Pembunuh istri dan anak, Abdullah Lutfianto (54) masih terbaring lemas di ruang 23 Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang hingga Kamis (6/8/2015).
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pembunuh istri dan anak, Abdullah Lutfianto (54) masih terbaring lemas di ruang 23 Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang hingga Kamis (6/8/2015) sore.
Kondisi Abdullah masih belum stabil, bahkan sempat mengalami sesak nafas.
Kejadian Abdullah sesak nafas ini berlangsung pada Rabu (5/8/2015). Kala itu, sejumlah polisi berseragam datang padanya, lalu membuat kondisi bapak dua anak ini menjadi tak stabil. Ia gelisah, cemas hingga mengalami sesak nafas.
Kendati demikian, kondisi kesehatan Abdullah sudah membaik. Kejadian itu juga tak sampai menganggu pemulihan kesehatannya yang mengeluh nyeri di bagian ulu hati.
Menurut Kasi Peslayanan Rawat Darurat RSSA Malang, Sri Sayekti keluhan itu akibat Abdullah minum setengah botol bensin.
"Efek sampingnya memang iritasi lambung," katanya pada wartawan, Kamis (6/8/2015).
Selain itu, dampak dari keputusan Abdullah meminum bensin adalah tubuhnya yang lemas, serta Abdullah harus menjalani cuci darah tiap hari. Pada Kamis (6/8/2015), Abdullah juga kembali menjalani cuci darah untuk kali keempat.
“Sampai saat ini, kondisi pasien sudah membaik setelah menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak Selasa (4/8/2015) sekira pukul 04.25,” katanya.
Menurutnya, pasien juga sudah bisa diajak komunikasi dengan baik saat ini.
“Kami harap penyidik yang datang tidak mengenakan seragam untuk kebaikan pasien," katanya.
Sebelumnya, warga Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang geger dengan pembunuhan sadis yang diduga dilakukan oleh Abdullah. Dia membunuh, serta menyayat kulit anaknya, Putri Saridevi (16) dan istrinya, Wiwik Halimah (48).
Belum diketahui apa motif pembunuhan Abdullah, namun ada dugaan bahwa penyebab pembunuhan tersebut akibat pertengkaran keluarga yang sering terjadi di antara keduanya.