Lamongan
Dramatis! Luka Parah Dibacok Pria Misterius, Calon Bupati Kejar Pelaku
"Saya masih sadar. Bahkan sempat mengejar pelaku sampai ke depan Puskesmas. Tak tidak berhasil mengenalinya,”
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, LAMONGAN – Meski korban pembacokan, Mujianto terluka parah, ia masih sadar dan sempat mengejar pelaku hingga ke jalan raya kabupaten.
Calon bupati (Cabup) Lamongan dari jalur independen itu mengejar pelaku hingga depan Puskesmes yang bersebelahan dengan tempat tingga korban di Desa Sumberaji RT 01/RW 01 Kecamatan Sukodadi, Selasa (11/8/2015) dini hari.
Sayang, ia tak mampu mengejar kecepatan pelaku berlari menuju sepeda motor, tempat seorang teman pelaku, yakni joki yang sedang menunggu di atas sepeda motor.
”Saya itu terluka parah, tapi saya masih sadar. Bahkan sempat mengejar pelaku sampai ke depan Puskesmas. Tak tidak berhasil mengenalinya,” ungkap Mujianto kepada Surya, Selasa (11/8/2015).
Karena pelakunya, lanjut Mujianto benar – benar professional. Makanya dirinya sampai tidak berhasil mengenalinya. Mujianto yakin, andai ia berhasil mengejar pelaku akan diketahui siapa dia sebenarnya.
Pelaku larinya begitu cepat untuk kabur menuju sepeda dan meninggalkanya di lokasi kejadian. Apalagi saat pembacokan dilakukan pelaku tepat di pintu (bidak) toko saat korban sedang menutup tokonya.
Pelaku langsung kabur menuju arah barat, sebab sepeda motor itu datang dari arah timur dan tetap menghadap ke barat dengan kondisi mesin hidup.
“Jadi bukannya datang dari arah barat lalu parkir ke barat. Tapi sejak datang memang dari timur dan tetap menghadap ke barat,” katanya.
Banyak penunggu pasien rawat inap di Puskesmas yang sempat keluar dari Puskesmas melihat korban di depan Puskesmas dengan berlumuran darah segar. Bahkan ada seorang keluarga pasien yang membantu mengejar pelaku ke barat , tapi tidak berhasil.
Begitu korban tidak berhasil mengenali dan menangkap pelaku, korban seorang diri berjalan kaki menuju ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama. Tapi karena lukanya cukup parah dan peralatan Puskesmas tak memadahi, Mujianto pagi itu juga dirujuk ke RS Muhammadiyah.
Pagi itu juga, langsung dilakukan tindakan medis operasi di tangan kaban korban.
“Saya tidak sadar itu, ya baru menjelang operasi, dan baru saja siuman siang ini tadi,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/korban-bacok-lamongan_20150811_143717.jpg)