Blitar
Rencana Razia Tambang Liar Bocor, Excavator Ditinggal Kabur Penambang
Rencana razia bocor, sehingga polisi kecele. Padahal tadi pagi masih ada penambang liar di sana. Mereka punya backing polisi?
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Diduga bocor, operasi yang digelar petugas Polres Blitar Kota terhadap para pelaku penambangan liar tak maksimal, Rabu (2/9/2015) siang.
Sebab, saat petugas datang ke lokasi, para penambang sudah semburat kabur.
Namun demikian, petugas masih sempat menyita alat berat, eskavator, dari lokasi tambang, di Dusun Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Menurut AKP Danang Yudanto, Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, operasi siang itu berlangsung dadakan. Tanpa ada rencananya, AKBP Yossy Runtukahu, Kapolres Blitar Kota, mendapat pengaduhan dari warga.
Katanya, di sepanjang Sungai Kali Lahar, tepatnya, di Dusun Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, ada penambang yang memakai alat berat (eskavator).
Padahal, selama ini para penambang yang tak lain warga desa setempat, tak ada yang menggunkan alat berat, melainkan hanya menggunakan alat tradisional. Itu pun karena mereka sudah diperingatkan petugas, jangan ada yang menggunakan alat berat.
Atas pengaduhan itu, petugas langsung dikerahkan ke lokasi, dengan dipimpin AKP Agus Suhendro Tri SH, Kasat Sabhara.
"Kami mengerahkan 15 anggota, yang terdiri dari reserse dan Sabhara. Namun, sampai di lokasi, para pelaku tak ada. Eskavatornya ditinggalkan di lokasi. Padahal, pagi tadi, menurut warga, yang melapor, mereka masih melakukan penambangan, dengan menggunakan eskavator itu," kata Danang.
Bahkan, menurutnya, petugas sempat mencarinya. Namun, tak ditemukan jejak satu pun pelakunya. Tak terkecuali, petugas juga menanyakan ke warga. Namun, sepertinya warga tak ada yang berani memberi tahu.
"Yang ada hanya penambangan tradisional. Itu pun, mereka mengaku tak tahu alat berat itu milik siapa," paparnya.
Meski dibiarkan di TKP, namun alat berat itu kini di-police line. Selanjutnya, petugas masih mencari tahu, eskavator milik itu siapa.
"Nanti, pemiliknya, kami panggil. Anggota akan disiagakan, untuk razia tiap hari, sampai para penambang yang menggunakan alat berat itu tak ada," pungkas Danang.
Di Dusun Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok itu sebenar ada banyak titik lokasi penambangan. Namun, yang menggunakan alat berat hanya ada di satu lokasi itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tambang-liar-blitar_20150902_174858.jpg)