Malang Raya
Resmi, Jumlah Pemilih Pilkada Malang 2.075.729 Orang
Jumlah DPS (Daftar Pemilih Sementara) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Malang hasil dari coklit (pencocokan dan penelitian) naik sekitar 10 persen.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Jumlah DPS (Daftar Pemilih Sementara) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Malang hasil dari coklit (pencocokan dan penelitian) naik sekitar 10 persen.
Dari rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih sementara (DPS) yang dihadiri 33 PPK se Kabupaten Malang, hasilnya, jumlah DPS sebanyak 2.075.729 orang. Rinciannya pemilih laki-laki sebanyak 1.031.403 orang dan pemilih perempuan 1.044.326 orang.
"Ada kenaikkan sekitar 10 persen," ujar Sofie Rahma Dewi, komisioner KPU Kabupaten Malang dalam rapat pleno itu, Rabu (2/9/2015) di aula Socrates Dinkes Kabupaten Malang.
Sebelumnya, jumlah DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dari kemendagri yang diserahkan ke KPU hanya 1,9 juta orang.
Namun setelah dimutakhirkan lewat coklit pada Agustus 2015 akhirnya menjadi 2.075.729 orang. Dengan bertambahnya pemilih, maka jumlah TPS pun bertambah. Jika dengan data DP4 diasumsikan ada 3606 TPS, maka berubah menjadi 3.672 TPS.
Atau ada kenaikkan 66 TPS.
Menurut ,Sofie, penambahan TPS itu karena ada pertambahan penduduk serta antisipasi kondisi geografis. Harusnya, satu TPS untuk 800 orang.
Namun karena kondisi geografis dan memudahkan warga, maka didirikan TPS tambahan agar mereka tetap memilih. Sehingga nanti ada TPS yang jumlah pemilihnya dibawah 800 orang.
Menurut Sofie, data DPS masih bisa berkembang karena menunggu masukan dan tanggapan dari masyarakat sebelum ditetapkan jadi DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada 1-2 Oktober 2015 nanti.
Santoko, ketua KPU Kabupaten Malang meminta kepada LO (laison officer) pasangan calon dan tim pemenangan untuk sama-sama mengawasi proses pemutakhiran data nanti.
"Marilah sama-sama mengawasi proses pemutahiran data ini. Agar pada 9 Desember 2015 nanti, mereka (warga) dalam memilih dengan baik," ungkap Santoko.
Hal serupa juga disampaikan oleh M Wahyudi, Ketua Panwaslih Kabupaten Malang.
"Senyampang ini msh DPS. LO juga harus kritisi. Jangan permasalahan muncul hanya satu pemilih saja gara-gara tidak dikritisi sejak awal," ungkap Wahyudi di acara itu.
Untuk itu, KPU akan memberikan softcopy data ke panwas dan paslon segera yang memuat nama dan dan alamat. Data DPS akan diumumkan di desa agar ada perbaikkan sebelum diumumkan jadi DPT.
Saat penetapan DPS itu, paslon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati, Nurcholis-M Mufidz sempat mampir ke lokasi acara, meski tidak masuk ke aula. Kebetulan saat itu mereka ada jadwal kampanye di Kepanjen.
"Ya nanti kita juga akan memantau perbaikkan DPS dengan melibatkan LO-LO yang ada di desa," ungkap Mufidz kepada wartawan usai penetapan DPS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkada_20150902_162611.jpg)