Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

Ekonomi Lesu, Calon Mahasiswa Asal Malang Buru Kuliah ke Luar Negeri

"Mau cari jurusan Teknik di Australia, cari lebih awal. Jadi bisa siap-siap dari sekarang. Kalau nggak bisa ke luar negeri mungkin di Surabaya,"

Penulis: sulvi sofiana | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sulvi Sofiana
Orang tua dan siswa saat melakukan konsultasi di stan kampus-kampus dalam Ekspo Perguruan Tinggi SMAK Kosayu, Minggu (20/9/2015). 

SURYAMALANG.com, BLIMBING - Kuliah dalam negeri jadi pilihan kedua bagi Christina Amanda (16) dan Erlinda Fortuna (15), siswa kelas XI SMA Katolik Kolase Santo Yusup (Kosayu).

Mereka sedang mencari informasi beasiswa untuk kuliah di luar negeri. Kondisi perekonomian Indonesia yang sedang lesu, sepertinya tidak berpengaruh mereka untuk berkualiah di luar negeri.

"Mau cari jurusan Teknik di Australia, cari lebih awal. Jadi bisa siap-siap dari sekarang. Kalau nggak bisa ke luar negeri mungkin baru cari di Surabaya atau Yogjakarta," terang Erlinda saat ditemui SURYAMALANG.COM usai melihat stan kampus-kampus yang ada di Ekspo Perguruan Tinggi SMAK Kosayu, Minggu (20/9/2015).

Menurut gadis asal Makassar ini, ia akan mulai mempersiapkan nilai-nilai rapornya agar bisa lebih baik dan mendapat beasiswa di luar negeri. Pendidikan di luar negeri baginya lebih menantang dan lebih luas wawasannya.

Hal senada diungkapkan Christina yang mencari informasi pendidikan di Amerika.

"Kalau saya ingin jurusan Matematika,sekalian cari tahu semua fasilitas perkuliahan di luar negeri," terangnya.

Ernanto, sekretaris panitia, menjelaskan ekspo tahun ini diikuti 70 lembaga pendidikan swasta dari luar negeri dan dalam negeri. Kegiatan ini juga terbuka untuk umum dan gratis.

"Kami sudah mengundang dan memberitahukan acara ini pada sekolah swasta maupun negeri di dalam dan di luar Kota Malang," terangnya.

Ekspo ini juga sebagai wadah siswa dan orangtua yang ingin mencari informasi terkait pendidikan tinggi. Sehingga bisa dikonsultasikan langsung dengan pendidikan tinggi yang diminati.

"Kalau orang tua bisa ikut konsultasi, akhirnya bisa direncanakan dengan baik pendidikannya. Baik itu mengenai jurusan maupun pembiayaannya," jelasnya.

Sebelumnya, juga telah diadakan ekspo karir khusus bagi siswa SMAK Kosayu. Ekspo karir ini diberikan oleh alumni yang sudah memiliki berbagai profesi. Sehingga bisa memberikan penyuluhan pada adik kelasnya terkait pendidikan yang ditempuh.

"Jadi macam-macam alumni yang datang, 20 persen lulusan kami memang ke luar negeri. Sisanya imbang masuk Perguruan Tinggi Swasta dan Negeri, karena banyak juga yang swasta yang favorit," terangnya.

Masing-masing lembaga membuka 1 stand, kecuali stand yang setiap tahunnya banyak diminati seperti Universitas Ciputra dan biro pendidikan Singapura yang membuka masing-masing 2 stand.

"Karena biasanya peminat konsultasinya banyak, makanya dua lembaga itu kami beri lebihan stand," katanya.

Ekspo yang telah 2 hari dibuka ini sudah dikunjungi lebih dari 2.000 orang untuk melihat berbagai perguruan tinggi swasta yang ada.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved