Rabu, 29 April 2026

Arema Cronus

Ini Lho Janji Fabiano saat Bela Arema Lawan Bali United

"Kita harus fokus ke pertandingan, jangan sampai takut terkena kartu membuat kita takut berduel di lapangan,"

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Fabiano, bek Arema Cronus menempel Ilija Spasosefik, striker Persib Bandung dalam laga persahabatan merayakan HUT Arema ke-28 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemain asing Arema Cronus, Fabiano Beltrame memiliki peran penting dalam keberhasilan Singo Edan sepajang keikutsertaan turnamen Piala Presiden hingga saat ini.

Palang pintu tim Singo Edan itu bertekad akan selalu menyapu bersih semua serangan lawan yang memasuki areanya dalam pertandingan leg kedua babak delapan besar nanti.

Penegasan 'sapu bersih' itu tetap disampaikan Fabiano meskipun ia telah mengantongi satu kartu kuning. Pemain asal Brasil itu harus menerima putusan kartu kuning wasit saat ia menghentikan pergerakan Bayu Gatra di kotak penalti Arema, Sabtu (19/9/2015).

Bukan hanya diganjar kartu kuning, takling Fabiano saat itu juga menguntungkan Bali United Pusam (BUP) yang sukses mencetak angka dari eksekusi penalti.

Tapi catatan di pertandingan terakhir itu sudah ditutup oleh Fabiano yang sudah menyatakan siap tanding ke Bali.

"Kita harus fokus ke pertandingan, jangan sampai takut terkena kartu membuat kita takut berduel di lapangan," ujar Fabiano.

Fabiano memang memiliki posisi sentral di lini belakang Arema. Dari empat pertandingan terakhir di Piala Presiden ia selalu menunjukkan performa gemilang. Meski bermain keras dan menerapkan 'sapu bersih', mantan pemain Persija ini selalu bisa menunjukkan takling-takling yang bersih.

Gaya permainannya yang dingin juga membuatnya tidak mudah terpancing emosi oleh intimidasi lawan.

Ketegasan dan profesional selalu ditunjukkan Fabiano terlebih saat ini ia mendapat kepercayaan sebagai pemimpin tim. Pemain dengan postur tinggi besar itu menjadi penyandang ban kapten menggantikan posisi Ahmad Bustomi.

Dengan tambahan tanggungjawab ini ia nampaknya tidak mau timnya kecolongan lagi saat bermain di kandang BUP di Stadion Kapten Dipta Gianyar Bali, Minggu (27/9/2015). Fabiano mengisyaratkan bakal tetap main keras di leg kedua dan tidak takut diganjar kartu kuning atau merah oleh wasit.

Selain disiplin dalam menjaga pertahanan, Fabiano juga aktif membantu serangan Arema. Dengan tubuh jangkungnya ia mampu menguasai bola-bola atas dan berpeluang mencetak gol lewat sundulan.

"Kita harus berani mengambil risiko, yang penting kita bermain semaksimal mungkin," tegas pemain yang juga haus gol ke gawang lawan itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved