Senin, 27 April 2026

Malang Raya

Wahana Sepeda Udara Pemkot Malang di Taman Merjosari Mangkrak

Sampai sekarang Pemkot Malang tidak mengoperasionalkan arena bermain yang dibangun menggunakan dana CSR dari PT Nikko Steel sebesar Rp 1 miliar itu

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Dua dari lima sepeda udara diparkir di lintasan Taman Singha Merjosari, Kota Malang, Sabtu (26/9/2015). Paska didatangkan sejak bulan Mei 2015 lalu, wahana ini tidak kunjung dioperasikan. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Arena bermain sepeda udara di Taman Singha Merjosari mangkrak. Sampai sekarang Pemkot Malang tidak mengoperasionalkan arena bermain yang dibangun menggunakan dana CSR dari PT Nikko Steel sebesar Rp 1 miliar itu.

Padahal, Pemkot Malang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang sudah berjanji melaunching wahana bermain itu pada April 2015. Kenyataannya sampai sekarang wahan bermain sepeda udara tetap belum difungsikan untuk masyarakat. Warga sudah menunggu pengoperasionalan wahana bermain sepeda udara itu.

Karena tidak segera dioperasionalkan kondisi sepeda udara terlihat tak terawat. Sekarang ada dua unit sepeda udara yang parkir di lokasi. Rel sebagai lintasan sepeda udara juga berdebu. Stasiun sebagai tempat penumpang naik sepeda udara juga ditutup menggunkan kayu.

Warga sekitar Taman Singha Merjosari, Amin Dwi Revita mengatakan Pemkot Malang mulai mendatangkan sepeda udara ke lokasi pada akhir Mei 2015. Lalu, pada akhir Juni 2015, Pemkot Malang mengujicoba wahana bermain sepeda udara itu. Tetapi, setelah itu, Pemkot Malang membiarkan begitu saja sepeda udara di lokasi.

“Setelah diujicoba sepeda udaranya dibiarkan begitu saja. Kami tidak tahu kapan Pemkot akan mengoperasikan sepeda udara. Masyarakat sudah menunggu," katanya, Sabtu (26/9/2015).

Warga lain, Indra mengatakan Pemkot Malang sudah dua kali mengujicoba sepeda udara tersebut. Biasanya, Pemkot Malang mengujicoba sepeda udara pada malam hari. Terakhir, Pemkot Malang mengujicoba sepeda udara sekitar dua pekan lalu.

"Setiap hari ada yang jaga di lokasi sepeda udara. Yang jaga polisi taman," katanya.

Kepala DKP Kota Malang Erik S Santoso mengatakan wahana bermain sepeda udara memang belum bisa dioperasionalkan sekarang. Pemkot masih membenahi sistem keamanan bagi penumpang sepeda udara. Ia juga meminta maaf ke masyarakat karena pengoperasionalan sepeda udara masih tertunda.

"Kami masih memperbaiki sistem kemanan di sepeda udara. Kami belum bisa mengoperasikan sepeda udara sekarang," ujar Erik.

Perlu diketahui, Pemkot Malang menambah wahana permainan sepeda udara di Taman Singha Merjosari. Pembangunan wahana permainan tersebut awalnya ditargetkan selesai pada Maret 2015. Tapi pembangunan molor dan sampai sekarang wahana bermain itu tetap belum difungsikan.

Panjang jalur sepeda udara sendiri sekitar 200 meter dengan ketinggian 4 meter. Rencananya, ada lima unit sepeda udara yang akan dipasang di lokasi. Pembangunan wahana permainan sepeda udara menelan biaya sekitar Rp 1 miliar.

Biaya pembangunan wahana permainan sepeda udara itu berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) dari PT Nikko Steel.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved