Malang Raya

Tosan Pulang dari RSSA Malang Secara Sembunyi-sembunyi, Ada Apa?

Tim LPSK kemudian menyembunyikan kepulangan Tosan. Ia keluar dari pintu belakang, lalu langsung menuju tempat parkir mobil RSSA.

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: fatkhulalami
Istimewa
Aktivitas Tosan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar sesaat sebelum pulang ke rumah. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), mengecoh puluhan jurnalis yang meliput kepulangan Tosan, aktivis yang menolak penambangan pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang berlangsung dramatis.

Bapak tiga anak ini dikawal ketat petugas, serta melewati jalan pintas di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Pengamatan SURYAMALANG.COM, detik-detik kepulangan Tosan mulai berlangsung sekitar pukul 15.00. Kala itu Ati Haryati (istri Tosan) dan Miftahul Ullum (rekan Tosan di Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Pesisir Desa Selok Awar-Awar) mengemasi seluruh barang mereka dalam ruang 13, yang menjadi tempat perawatan Tosan selama dua hari ini.

Barang yang mereka kemasi berupa kasur, pakaian, dan peralatan makan minum. Barang-barang ini, menurut pengakuan Ullum diletakkan di halaman depan rumah sakit.

“Dititipkan sama petugas,” kata pria yang baru lulus SMK.

Setelah itu, kedua orang ini kembali lagi ke kamar Tosan. Tak lama, datang rombongan kedua petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) datang. Mereka berbincang bersama Tosan di dalam kamar.

Sekitar pukul 18.00, Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu juga datang menjenguk korban pengeroyokan ini.

Kepada wartawan, Edwin memaparkan ada sepuluh anggota LPSK yang mengunjungi Tosan. Mereka juga turut mengawal kepulangan Tosan.

“Sejak kejadian sampai sekarang kami menjamin perlindungan pada Pak Tosan. Kepulangannya juga kami kawal, dan di rumahnya pun kami kawal,” jelas Edwin.

Sekitar 30 menit berselang, tim LPSK kemudian menyembunyikan kepulangan Tosan. Ia keluar dari pintu belakang, lalu langsung menuju tempat parkir mobil RSSA. Di sana sudah ada empat mobil yang menunggu kepulangan Tosan.

Seluruh wartawan yang meliput kepulangan Tosan ini terkecoh. Tak satupun dari mereka yang mengetahui skenario kepulangan Tosan, dan sempat meliput aktivitas Tosan sebelum pulang, sampai naik ke atas mobil yang membawanya pulang.

Salah seorang wartawan, Darmadi Sasongko mengeluh atas kejadian ini.

“Berarti wawancara tadi cuma pengalihan saja,” katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved