Karya Anak Bangsa

Hebat, Aplikasi Android Pemanggil Polisi Bikinan Arek UB Bikin Kapolri Senang

Dengan aplikasi itu, jika warga sudah mengunduhnya, bisa menekan Panic Button itu..

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Kapolri Jendral Badrodin Haiti, Kapolda Jatim Irjen Polisi Anton Setiaji dan Rektor UB Prof M Bisri sebelum tampil di kuliah tamu, Jumat (6/11/2015). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof M Bisri memamerkan keberhasilan program Panic Button saat kedatangan Kapolri Jendral Badrodin Haiti, Jumat (6/11/2015).

Kapolri ke UB untuk kegiatan kuliah tamu di Brawijaya Sport Centre dengan mengusung tema "Reaktualisasi Nilai Nilai Kebangsaan Dalam Membangun Masyarakat Demokratis".

Agar lebih mudah dipahami, diputar videonya di layar yang ada di gedung itu.

"Penemuan mahasiswa kami sudah diaplikasikan di Polres Malang Kota berupa Panic Button," ujar Rektor UB saat memberikan sambutan.

Penemuan tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UB itu kemudian diganjar dengan hadiah uang dari UB Rp 2,5 juta per anak.

Secara simbolis, penyerahan diberikan dengan disaksikan Kapolri dan Kapolda Jatim Irjen Polsi Anton Setiaji.

Untuk aplikasi Panic Button disa diunduh ponsel android lewat Play Store.

Dengan aplikasi itu, jika warga sudah mengunduhnya, bisa menekan Panic Button itu dan terhubung di Polres Malang Kota jika memang ada ancaman bahaya.

Namun warga tidak boleh main-main dengan tombol itu. Sebab ancaman pidananya enam tahun atau denda Rp 1 miliar dengan dasar UU ITE pasal 45 ayat 2.

"Alatnya masih perlu disempurnaakan dan dikembangkan," kata Bisri.

Badrodin Haiti terlihat mengapresiasinya. Ia malah memberi ide ke mahasiswa yang hadir di acara itu untuk mengkreasi alat GPS tracking yang ukuran kecil.

Alat itu bisa dipasang ke sepeda motor.

"Sebab tingkat pencurian motor tinggi," kata Kapolri dalam kuliah tamu itu.

Menurutnya, jika temuan Panic Button bisa diaplikasikan, mungkin GPS tracking nanti bisa diaplikasikan untuk membantu kepolisian. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved