Jendela Dunia
Kisah Bocah yang Membuat Dunia Trenyuh, Semoga Tuhan Memberinya Kemudahan
Ketika ditanya wartawan, tiba-tiba ayah Ling, Tongming, menangis. Ia ingat pernah berusaha untuk bunuh diri. Ia tak ingin hidupnya membebani anaknya.
SURYAMALANG.COM, TIONGKOK - Ingat-ingatlah masa kecil anda. Pernah membentak orangtua kita hanya karena tak diizinkan bermain atau tak diberi uang jajan?
Kita semestinya malu dan berkaca pada apa yang dilakukan bocah asal Tiongkok ini.
Namanya Yang Lin, dan dia masih berusia 7 tahun. Dia bocah miskin, hanya tinggal bersama ayahnya di desa Wangpu, Guizhou, Tiongkok.
Nasibnya kurang beruntung. Tuhan memberi cobaan kepadanya.
Kisah tentangnya, baru-baru ini diangkat media Tiongkok, dan membuat siapa saja yang menbacanya trenyuh.
Kisah pilu Yang Lin dimulai saat ayahnya, Tongming (37) mengalami kecelakaan kerja pada 2013 lalu.
Bekerja sebagai tukang bangunan, Tongming terjatuh dari ketinggian.
Ia selamat, tapi dinyatakan lumpuh seumur hidup. Beberapa tulangnya patah.
Ia juga mengalami luka infeksi, sehingga luka itu tak bisa hilang dan kering, sehingga harus terus diobati.
Ibu Yang Ling menyerah dengan keadaan ini.
Pada suatu malam, ia minggat, hanya membawa adik Yang Ling yang masih berusia 3 tahun.
Yang hebat, Yang Ling tetap bertahan pada ayahnya tercinta.
Alasannya polos, ia mengaku tak bisa hidup tanpa ayah yang sudah membesarkannya itu.
Jadilah Yang Ling seorang diri merawat ayahnya.
Sebelum sekolah, ia menyempatkan memberi makan ayahnya, mengobati, dan mengurus semua keperluan sang ayah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/yanglin-2_20151107_130706.jpg)