Jumat, 29 Mei 2026

Kediri

Pakai Almamater UB, Satroni Belasan Kos-Kosan di Kediri

Beberapa TKP yang pernah disatroni di antaranya, kos di Kelurahan Blabak, Kelurahan Manisrenggo dekat Auto 2000, Kelurahan Burengan, Kota Kediri.

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
surya/didik mashudi
Tersangka Andika Utoyo dengan barang bukti jaket almamater UB, Kamis (3/12/2015). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Unit Resmob Polres Kediri Kota mengamankan Andika Utoyo (35) pengangguran warga Jalan Parkit Selatan, Kota Malang.

Tersangka diamankan di tempat kosnya di Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, Kamis (3/12/2015).

Andika diduga mencuri di sejumlah kos-kosan Kota Kediri. Di setiap aksinya, dia menyaru sebagai mahasiswa UB.

Beberapa TKP yang pernah disatroni di antaranya, kos di Kelurahan Blabak, Kelurahan Manisrenggo dekat Auto 2000, Kelurahan Burengan, Kota Kediri.

Kemudian di Pasar Grogol warung depan Toko Mina, Kecamatan Grogol, Warung Sinar Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Perum Wilis Tama II, Kota Kediri. Kelurahan Bandar Kidul, Warung Prasmanan Delima Desa Semen, Kabupaten Kediri dan TKP Jl Teuku Umar, Gang Abdul Gani, Kota Kediri.

Dari tangan tersangka polisi menyita 14 ponsel berbagai merk, 4 Laptop merk Acer, Toshiba, Asus dan Samsung.

Selain itu, sebuah pisau, sebuah obeng untuk mencongkel almari serta 2 kotak perhiasan kuningan.

Petugas juga membawa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy 2014 warna merah putih nopol AG 2980 RA. Motor ini merupakan hasil tindak pidana dengan TKP di Malang.

Lalu selembar kertas pajak roda dua Honda Scoopy merah putih tahun 2014. 2 buah jaket almamater warna biru tua berlogo kampus UB Malang dan jaket warna biru muda berlogo kampus Wearness Malang.

Sementara barang hasil kejahatan di antaranya, sepasang sepatu, 4 buah jam tangan, 4 buah flashdisc L, 1 buah kipas laptop, 2 buah tas ransel, 2 buah helm merk KYT putih dan KYT abu-abu dan 1 buah BPKB Suzuky Shogun.

Waka Polres Kediri Kota Kompol Harissandi menjelaskan, dalam melakukan aksinya pelaku berpura pura mencari kos- kosan. Modus lainnya pelaku memesan paketan makanan untuk kebutuhan KKN.

Untuk menyakinkan korbannya, selanjutnya pelaku berpenampilan layaknya mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dan Wearness Malang. Jaket almamater itu biasa dipakai saat pelaku beraksi.

Setelah korban merasa yakin dan lengah pelaku mengambil barang milik korban. Tersangka merupakan residivis pelaku membawa lari anak di bawah umur, pencurian dan perkelahian.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved