Malang Raya
Jambret Marak di Kota Malang, Sasaran Utamanya Perempuan
Empat pelaku dibekuk polisi, salah satunya anak berusia 14 tahun.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lima penjambretan terjadi selama bulan November adn Desember 2015 ini.
Korban penjambretan umumnya perempuan.
Penjambretan bulan November terjadi di Jalan Guntur Kecamatan Klojen dengan kerugian uang Rp 500.000 dan di Jalan Raya Plaosan Timur Kecamatan Blimbing dengan kerugian uang Rp 11 juta.
Di Desember terjadi di Jalan Mertojoyo Kecamatan Lowokwaru dengan kerugian Rp 12 juta. Kemudian pertengahan Desember di Jalan Danau Toba Kecamatan Kedungkandang dan Jalan Poharin Kecamatan Lowokwaru.
Empat pelaku dibekuk polisi, salah satunya anak berusia 14 tahun.
Dua pelaku Sugiyanto dan Sulistyo telah beraksi di 12 lokasi, 11 di antaranya di Kota Malang dan satu tempat di Kabupaten Malang. Sugiyanto yang dikenal dengan nama Celeng bahkan pernah dibui selama 1 tahun lima bulan di tahun 2005 juga dalam kasus penjambretan.
Dari lima kasus itu penjambretan terjadi salah satunya dikarenakan kelalaian pengendara. "Dompet atau ponsel ditaruh di dashboard (tempat barang di bawah setir sepeda motor jenis matic), itu menjadi incaran orang yang hendak jambret. Jadi kami minta pengendara, terutama perempuan menempatkan barang di jok motor saja, jangan di bawah setir," saranWakapolres Malang Kota Kompol Dewa Putu Eka, Rabu (16/12/2015).
Dewa Putu juga menghimbau kepada perempuan yang mengendarai kendaraan seorang diri untuk tidak memakai perhiasan mencolok. Sebab itu bisa mengundang perhatian termasuk 'minat' dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-jambret-tas_20150528_151227.jpg)