Kamis, 7 Mei 2026

Malang Raya

Ajakan Sweeping Mobil PLat L Ditolak Aremania, Pria Ini Kalap, Menyerang Membababi Buta

Benu mengambil sebilah parang sepanjang 50 cm, sedangkan temannya membawa pedang samurai.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: musahadah
surya/david yohanes
Parang yang digunakan Benu menyerang Aremania. 

SURYAMALANG.COM, DAMPIT - Dengan membabi buta, Mohammad Ibnu Soleh (23) alias Benu mengayunkan parang ke arah sekitar 20 aremania di pertigaan Pasar Lama, Kecamatan Dampit, Selasa (22/12/2015) pukul 14.45 WIB.

Akibatnya, pendukung Arema yang tengah menggalang dana untuk korban penyerangan Sragen, kocar-kacir menyelamatkan diri.

Kejadian tersebut bermula saat Benu usai minum-minuman keras bersama seorang temannya.

Benu kemudian menghampiri aremania yang tengah menggalang dana.

Benu memprovokasi agar aremania mau mesweeping mobil plat L.

Namun ajakan Benu ditolak para aremania. Bahkan mereka balik memojokkan Benu.

“Jadi pelaku merasa terpojok, setelah niatnya mengajak sweeping justru ditolak aremania,” terang Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro, Rabu (23/12/2015).

Tidak terima penolakan aremania, Benu dan seorang temannya mengancam.

Keduanya kemudian pulang dan mengambil senjata tajam.

Benu mengambil sebilah parang sepanjang 50 cm, sedangkan temannya membawa pedang samurai.

Keduanya menyerang brutal para aremania.

Seorang aremania terkena sabetan di punggung. Seorang lainnya terluka di pantat kanan.

Anggota polisi yang berpakaian sipil yang berusaha mengatasi keadaan, tidak luput dari sasaran.

Benu menyerang dan mengejar, hingga polisi tersebut menyelamatkan diri ke arah kawasan pertokoan.

Aksi brutal Benu mereda setelah tahu ada mobil patroli polisi mendekat.

“Dia berusaha kabur saat ada polisi datang. Dalam pelariannya, dia sempat menghentikan sebuah mobil Daihatsu Grandmax plat S,” tambah Adam.

Aksi Benu berhenti setelah mobil patroli menabraknya.

Polisi menyita parang yang digunakannya. Sementara temannya yang membawa pedang samurai melarikan diri.

“Kami masih kejar pelaku yang bawa pedang samurai,” tegas Adam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved