Breaking News:

Malang Raya

Selama Setahun, Realisasi Bantuan Tunai Keluarga Miskin Kota Batu Rp 2,3 Miliar

"Dinsosnaker dalam menyalurkan dana bantuan bagi Gakin tidak kaku dan luwes saja. Makanya kami akan antar dana bantuan bagi Gakin yang sakit,"

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/achmad amru muiz
Salah satu keluarga miskin kota Batu menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta dari Pemkot Batu yang diserahkan Petugas Dinsosnaker Kota Batu, Selasa (29/12/2015). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Menjelang akhir tahun anggaran, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pemkot Batu membagikan dana bantuan tunai mencapai Rp 2,329 miliar untuk 2.329 Gakin (Keluarga Miskin).

Masing-masing kepala keluarga miskin mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 juta.

Kepala Dinsosnaker Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan, pembagian bantuan untuk warga miskin merupakan kebijakan Pemkot Batu berdasar hasil pendataan keluarga miskin (Gakin). Dana tersebut dialokasikan dari APBD Kota Batu tahun 2015.

"Total penerima bantuan ada 2.329 Gakin di Kota Batu untuk tahun ini," kata Eko Suhartono, Selasa (29/12/2015).

Ditambahkan Kabid Swadaya Sosial Dinsosnaker Batu, Lilik Fariha, pembagian dana bantuan gakin tersebut dilakukan sejak sepekan lalu di masing-masing kantor desa dan kelurahan di Kota Batu. Dan bagi gakin yang belum menerima dana bantuan ketika dari kantor desa diminta datang ke kantor Dinsosnaker Kota Batu.

"Dan hingga hari ini cukup banyak warga yang mengambil dana bantuan di kantor Dinsosnaker," kata Lilik Fariha.

Sebetulnya, dikatakan Lilik, Dinsosnaker memberikan batas waktu pengambilan dana bantuan gakin hari ini, Selasa (29/12/2015). Akan tetapi karena ada gakin yang sakit sehingga tidak bisa mengambil dana bantuan maka petugas Dinsosnaker Batu akan mengantar dan menyampaikan dana bantuan ke rumah gakin penerima hingga hari Kamis (31/12/2015) nanti.

"Dinsosnaker dalam menyalurkan dana bantuan bagi Gakin tidak kaku dan luwes saja. Makanya kami akan antar dana bantuan bagi Gakin yang sakit sehingga tidak bisa mengambil sendiri," ucap Lilik.

Lebih lanjut dijelaskan Lilik, para Gakin penerima dana bantuan dari Pemkot Batu tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan Dinsosnaker sejak tahun 2014 lalu. Dimana data yang diusulkan oleh pihak Desa tersebut telah diverifikasi dan diklarifikasi ulang kebenaranya untuk antisipasi terjadinya komplain dari masyarakat.

"Alhamdulillah, dalam penyaluran dana bantuan Gakin yang kami lakukan tidak ada protes dan persoalan. Karena data Gakin yang kami miliki memang valid," tutur Lilik Fariha.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved