Sabtu, 2 Mei 2026

Kabupaten Malang

Jelang Idul Adha, 26 Ribu Sapi di Kabupaten Malang Sudah Divaksin PMK

Untuk pelaksanaan vaksinasi terus kami lakukan, sampai saat ini sudah ada 26 ribu dosis yang tervaksin terutama untuk sapi potong dan perah

Tayang:
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Bobby Koloway
ILUSTRASI - Demi mengendalikan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang intensif lakukan vaksinasi. 
Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Upaya untuk mengendalikan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang intensif lakukan vaksinasi.

Sampai dengan saat ini, menjelang Idul Adha sudah ada sebanyak 26 ribu ternak yang divaksin.

Plt Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DPKH Kabupaten Malang, Lusia Endah Sukesi mengatakan, pemerintah pusat telah mengalokasikan vaksin PMK sebanyak 32 ribu dosis.

"Untuk pelaksanaan vaksinasi terus kami lakukan, sampai saat ini sudah ada 26 ribu dosis yang tervaksin terutama untuk sapi potong dan perah," kata Kesi ketika dikonfirmasi, Jumat (1/5/2026).

Kesi menjelaskan, 32 ribu dosis itu didistribusikan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan pada Februari 2026 dengan total 16 ribu dosis, kemudian tahap 2 pada April 2026 dengan dotal 16 ribu dosis.

Sedangkan pada tahap 2 ini, proses vaksin masih berjalan. Vaksinasi dilakukan oleh 16 tim yang tersebar di 33 kecamatan di Kabupaten Malang. Setiap tim membawahai dua kecamatan, dan ada yang tiga kecamatan.

"Setiap tim ada dokter hewannya, dan kam bagi menjadi 16 tim supaya proses vaksinasi dilakukan secara merata di Kabupaten Malang," jelasnya.

Vaksin tersebut diberikan kepada hewan ternak di seluruh Kabupaten Malang. Utamanya di wilayah dengan kantong sapi potong terbanyak, seperti di Kecamatan Wajak, Donomulyo, Kalipare, Karangploso, dan Kasembon.

Sementara itu, total populasi sapi potong di Kabupaten Malang mencapai 200 ribu ekor, Sedangkan untuk vaksin yang diterima hanya 32 ribu dosis. Maka untuk pemberian vaksin, dikatakan Kesi diprioritaskan untuk kantong atau pusat ternak.

Di sisi lain, upaya untuk mencegah penularan PMK menjelang Iduladha, DPKH Kabupaten Malang akan melakukan pemantauan pada lalu lintas hewan ternak. Pemantauan ini dilakukan melalui aplikasi yang bisa diakses oleh DPKH.

"Pada momen Iduladha ada risiko penularan lebih tinggi, maka kami lakukan pemantauan lalu lintas lewat aplikasi, di sini sudah ada dokumen terlampir baik bukti vaksin hingga uji lab yang mendukung," sambungnya.

Baca juga: Layanan Aduan MBG Kabupaten Malang Banyak Menerima Keluhan Terkait Menu Makanan

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved