Malang Raya
Diprotes, Universitas Brawijaya Giring Mahasiswa Lihat 15.000 Jas Almamater
"Kita dijanjikan dapat jas saat opspek. Tapi sekarang belum dapat,"
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
Kendala pengadaan jas menurut Debi antara lain adanya sistem baru. Dimana mahasiswa saat register baru mencatatkan ukurannya. Sehingga prosesnya selesai baru-baru ini. Berbeda pada 2013-2014. Pengadaan cepat karena ukuran-ukuran jas diperkirakan.
Meski pada akhirnya jas-nya ada yang tak terpakai karena ukuran tidak sesuai. Ditanya soal petisi di change.org yang menyoal tentang jas almamater UB, kata dia dipandang hal wajar.
"Mungkin sebagai maba belum tahu alur-alurnya. Harapan cepat selesai, pada faktanya akan menambah masalah yang belum jelas informasinya," ungkap dia.
Jika diadvokasi, maka ada alur-alur yang dilalui agar mendapatkan jalan keluarnya. Ia sendiri tidak mengetahui pembuat petisi itu. Salsabilah Yasmin, mahasiswa Fakultas Kedokteran yang ikut menyaksikan bahwa jas almamater itu ada merasa senang. "
Alhamdullilah. Jadi jelas. Semoga cepat dibagi," kata Salsabilah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mahasiswa-ub_20160111_184733.jpg)