Arema Malang
Kiko dan Mossi Siap Negosiasi Ulang di Arema
"Kami ingginya bisa kembali ikut bertanding saat Arema ikut turnamen. Minggu depan kami akan bertemu dengan manajemen Arema dan negosiasi kontrak baru
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM,KLOJEN -Evauasitma Cronus tengah berlangsung saat ini seiring kondisi libur panjang yang diberlakukan bagi semua pemain. Rumor ke luar- masuk pemain di tubuh tim Singo Edan mulai menggelinding,
Meski belum ada konfirmasi pasti. Bukan hanya posisi pemain lokal yang bakal dirombak, posisi pemain asing juga bisa berubah. Tapi Kiko Insa dan Toni Mossi masih memiliki keyakinan tetap bertahan di Arema.
Kiko dan Mossi, yang merupakan dua pemain asing Arema Cronus asal Spanyol kini dalam status kuo. Posisi keduanya di Arema secara otomatis berakhir mengingat mereka hanya dikontrak pendek untuk membela Arema di turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS). Begitu langkah Singo Edan di PJS terhenti, maka kontrak Kiko dan Mossi juga berakhir.
Kiko dan Mossi Siap Negosiasi Ulang.
"Saya belum berfikir ke tim lain, saya pemain Arema," tegas Kiko pada Surya.
Soal kontrak lanjutan bersama Arema, pemain bernomor punggung 30 itu menyebut akan segera dibicarakan kembali.
"Kami ingginya bisa kembali ikut bertanding saat Arema ikut turnamen. Minggu depan kami akan bertemu dengan manajemen Arema dan negosiasi kontrak baru," terang Kiko.
Hal senada juga disampaikan Toni Mossi yang menyebut dirinya kerasan di Arema. "Saya baru dua bulan di Malang tapi saya sudah merasa sebagai Arema," ungkapnya.
Disinggung tentang program berikutnya bersama Arema, Mossi mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana kerjasamanya dengan Arema. "Saya belum tahu pasti akan ikut ke Kaltim atau tidak, menurut rencana saya baru bertemu dan berbicara dan membicarakannya saat bertemu Iwan (CEO Arema Cronus) minggu depan," papar Mossi, Minggu (24/1/2016).
Kiko Insa dan Mossi menjadi pemain asing andalan Arema di samping Esteban Vizcarra. Mereka selalu diturunkan di setiap laga arema di turnamen PJS.
Meski pengalaman bermain di Arema dan di Indonesia merupakan pengalaman pertama mereka, tapi keduanya cepat beradaptasi. Kiko yang berposisi di lini belakang menjadi pilar pertahanan utama Arema sepanjang turnamen. Pria jangkung itu bahkan mencatatkan nama sebagai pencetak tiga gol bagi Arema.
Sedangkan Mossi yang memiliki spesialisasi di lini tengah bisa menjaga kepercayaan pelatih Joko Susilo di tengah persaingan banyak pemain tengah Arema. Pemain yang memiliki umpan-umpan terobosan berbahaya itu beberapa kali memberi asist cantik.
Sayang penampilannya di PJS berujung pada tragedi kartu merah setelah ada pertikaian pemain di laga melawan Mitra Kukar di Kanjuruhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/arema-main_20151110_233248.jpg)