Malang Raya
Jalanan Mulus, Tukang Parkir Ngebut, Tabrak Tepi Jalan hingga Tewas
Keduanya mengendarai sepeda motor Mega Pro bernomor polisi N 3587 GK berjalan dari arah utara Jalan Galunggung.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, SUKUN - Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pengendara motor terjadi di Jalan Galunggung, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (4/2/2016) pukul 04.00 WIB.
Korban tewas itu bernama Forda Chatur Fauzandi (21) warga Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun. Ketika itu Forda membonceng Hafiz (20) warga Jalan Sidolaras Kecamatan Sukun.
Keduanya mengendarai sepeda motor Mega Pro bernomor polisi N 3587 GK berjalan dari arah utara Jalan Galunggung.
Diduga kecepatan sepeda motor saat itu tinggi karena suasana jalan lengang dan kondisi jalan mulus.
Sampai di depan Ruko No 38 di Jalan Galunggung, sepeda motor oleng ke kiri dan menabrak tepian jalan.
"Pengemudi memakai helm, tetapi karena benturan keras, pengendara mengalami luka parah di kepala sehingga meninggal di lokasi kejadian," ujar Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Malang Kota Iptu Budi Yunaedi kepada suryamalang.com, Kamis (4/2/2016).
Sementa ra itu, Hafiz mengalami gegar otak dan kini dalam perawatan intensif di RS Saiful Anwar.
Yunaedi menambahkan penyebab kecelakaan itu karena pengendara motor kurang berhati-hati. "Kecepatan cukup tinggi dan jalanan bagus, jadi kencang saja," imbuhnya.
Kedua korban kecelakaan lalu lintas itu awalnya tidak dikenali hingga pukul 06.00 WIB. Polisi hanya memberi label Mr X kepada korban meninggal dunia dan terluka.
Sebab kedua pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir itu tidak membawa kartu identitas diri.
"Awalnya kami kesulitan mencari identitas keduanya sebab tidak ada kartu identitas diri. Ponsel milik Forda dikunci (password) sehingga kami sulit membukanya. Ponsel Hafiz yang bisa, akhirnya kami membuka ponsel itu dan menghubungi orang dalam kontaknya, kebetulan sang pacar," imbuh Yun.
Identitas keduanya diketahui pukul 06.00 WIB, setelah petugas menyelesaikan olah tempat kejadian perkara.
Lebih lanjut Yun menghimbau kepada warga yang naik kendaraan bermotor kemanapun untuk membawa kartu identitas diri.
"Selain sebagai kewajiban, hal ini juga untuk memudahkan melacak identitas ketika ada kejadian seperti ini," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/laka-malang_20151117_221118.jpg)