Malang Raya

Horee, Pelajar Pinggiran Kota Malang Dilayani Bus Sekolah

Wali Kota Malang M Anton mengakui ada dua perusahaan yang sudah setuju memberikan SCR berupa kendaraan tahun 2016 ini.

Horee, Pelajar Pinggiran Kota Malang Dilayani Bus Sekolah
suryamalang/hayu yudha prabowo
Bus sekolah saat dilaunching Wali Kota Malang, M Anton 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bantuan sosial dari perusahaan (CSR/Corperate Social Responsibility) berupa minibus diperkirakan akan terealisasi tahun 2016 ini.

Minibus itu akan difungsikan sebagai bus sekolah bagi pelajar yang sekolahnya tidak terjangkau angkutan perkotaan.

Wali Kota Malang M Anton mengakui ada dua perusahaan yang sudah setuju memberikan SCR berupa kendaraan tahun 2016 ini.

"Rencana dari Telkomsel akan diganti berupa dua mobil minibus," ujar Anton, Senin (8/2/2016).

Awalnya Telkomsel akan memberikan CSR berupa bus Malang City Tour (Macito). Namun kemudian Anton mengusulkan agar Macito diganti dua unit minibus yang akan digunakan sebagai transportasi gratis bagi siswa.

Sedangkan PT Niko Steel kebagian CSR berupa bus Macito.

"Semoga tahun ini bisa kita tambahan untuk minibus sekolah," tegas Anton.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah mengatakan, keberadaan minibus penting bagi pelajar yang sekolahnya tidak terjangkau angkutan umum.

Seperti contoh SMPN 17 Malang. Sekolah yang terletak di Jalan Pelabuhan Tanjung Priok Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, itu tak dilewati angkot. Padahal, siswanya tak hanya berasal dari kecamatan Sukun saja, melainkan juga kecamatan sekitarnya.

Wali Kota Malang juga pernah mendapatkan keluhan dari pelajar SMKN 13 Malang yang berada di Jalan Villa Bukit Tidar, Kecamatan Lowokwaru, tentang sulitnya akses transportasi ke sekolah itu.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved