Selasa, 14 April 2026

Kediri

Warga Desa Rembangkepuh, Kediri Tolak Pejabat Kades, Mengapa?

"Kami menolak keberadaan Slamet Rahmadi sebagai Pejabat Kades Rembangkepuh. Kami tetap meminta Solikin diangkat menjadi kades lagi,"

Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Ibu-ibu ikut berdemo menolak pemberhentian Kades dan menolak Pj Kades Rembangkepuh di Kantor Dewan, Rabu (17/2/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Selain menolak pemberhentian Kades Solikin, warga Desa Rembangkepuh juga menolak penempatan Pejabat (Pj) Kades. Terlebih Pj kades tidak tinggal di Desa Rembangkepuh.

"Kami menolak keberadaan Slamet Rahmadi sebagai Pejabat Kades Rembangkepuh. Kami tetap meminta Solikin diangkat menjadi kades lagi," ungkap Purwanto, Ketua Forum Masyarakat Siaga Ngadiluwih (Formasinga) saat ditemui Komisi A, Rabu (17/2/2016).

Ditegaskan Purwanto, pihaknya telah menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Camat Ngadiluwih Lalu Adi Kusuma SH MH (bukan Lalu Suprapto).

"Camat kami nilai arogan sehingga menyakiti hati rakyat," ungkapnya.

Dalam tuntutannya warga menolak SK Pj Bupati Kediri No 188.45/99/418.32/2016 yang memberhentikan Solikin sebagai Kades Rembangkepuh.

"Kami tetap mempertahankan Kades Solikin sampai masa jabatannya selesai," ungkapnya.

Warga juga menuntut agar Hendrawan staf Kantor Kecamatan Ngadiluwih diberhentikan karena telah membocorkan rahasia negara. Dari keterangan sejumlah saksi Hendrawan dituding membocorkan soal-soal ujian perangkat desa.

Sedangkan Camat Ngadiluwih Lalu Adi Kusuma diminta dipindahkan dari Kecamatan Ngadiluwih.

"Bila tuntutan kami tidak diindahkan dalam waktu 3 x 24 jam kami akan menggunakan pengadilan rakyat serta demo lebih besar lagi," ungkapnya.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri, Edy Suprapto meminta warga menyiapkan kronologis terkait tuntutan yang diajukan. Tuntutan warga tersebut bakal dibahas bersama satker terkait termasuk Camat Ngadiluwih Lalu Adi Kusuma.

Demo warga Desa Rembangkepuh ini mendapat pengamanan ratusan personel kepolisian. Aparat kepolisian mengawal aksi warga sejak di Kantor Kecamatan Ngadiluwih sampai kantor dewan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved