Jendela Dunia
Wanita Eropa Rela Bayar Rp 2,9 Juta Untuk Terapi 'Keintiman' ini, Tapi Bolehkah di Indonesia?
Dalam praktiknya, sejumlah wanita berkumpul bersamaan di sebuah ruang.
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM -Sebuah tren gaya hidup baru menjadi kontroversi di Inggris, dan ironisnya, disukai cukup banyak wanita di sana.
Berharap mendapat pegalaman seks yang lebih baik, para wanita rela membayar 147 poundsterling, atau sekitar Rp 2,9 juta ke sebuah klinik terapi seks.
Namun, melihat caranya, mungkin tren gaya hidup ini tidak akan bisa dilakukan di Indonesia.
Bayangkan, uang sebanyak itu digunakan para wanita, agar organ intim mereka bisa diraba-raba oleh tangan orang yang sama sekali belum pernah mereka kenal.
Cara ini, menurut pakar seksologi, dipercaya bisa membuat para wanita tidak cepat mencapai klimaks ketika bercinta, sehingga bisa memuaskan suami atau pasangan mereka.
Dalam praktiknya, sejumlah wanita berkumpul bersamaan di sebuah ruang.
Lalu, mereka sama-sama meracap (masturbasi) di sana.
Caranya, organ intim mereka akan diraba-raba oleh seseorang, selama 15 menit.
Gaya hidup ini sudah ada sejak 2011, dan semakin populer saja.
Hingga saat ini, sudah ada 10.000 orang melakukan praktik ini, dan 2.000 orang diantaranya ada di Inggris.
Cara yang dikenal dengan meditasi orgasme ini dikenalkan oleh Nicole Daedone asal San Fransisco, Amerika Serikat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-bercinta-wanita-masturbasi_20160309_164813.jpg)